Teknik Mencampur Warna

Sobat pembaca yang berbahagia, untuk memperoleh warna tertentu, dapat dilakukan dengan mencampur warna (color mixing). Warna tertentu yang dikehendaki itu dapat diperoleh dari percampuran dua atau beberapa warna. Sebagai pedoman untuk memudahkan pencarian suatu warna tertentu, kita perlu mengetahui hal-hal berikut ini :

1. Warna Pokok/Warna Primer. Yang dimaksud dengan warna pokok atau warna primer ialah warna-warna yang tidak dapat dihasilkan dari campuran warna-warna lain. Berdasarkan pengertian tersebut, maka sebenarnya warna-warna hitam, putih, emas dan perak termasuk dalam deretan warna pokok. Tetapi karena hitam, putih dan perak tidak menampakkan kroma tertentu, maka warna-warna tersebut dianggap bukan warna, sehingga dalam deretan warna  pokok hanya terdapat tiga saja, yaitu : merah, kuning dan biru.

2. Warna Sekunder. Yang dimaksud warna sekunder  ialah hasil campuran dua warna pokok. Merah (M) dicampur dengan kuning (K) akan menghasilkan sejumlah warna yang termasuk keluarga oranye. Bila dalam campuran merah (M) + kuning (K) lebih banyak merah (M)-nya, maka hasilnya oranye yang kemerahan, Makin banyak merah (M)-nya akan makin mendekati merah (M), sehingga mirip sekali dengan merah. Sebaliknya, jika kuning (K)-nya yang lebih banyak, akan menghasilkan oranye yang kekuning-kuningan. Makin banyak kuning (K)-nya makin mendekati kuning atau oranye yang dekat sekali dengan kuning atau dapat dikatakan kuning kemerahan.

Begitupun jika kuning (K) dicampur dengan biru (B), akan menghasilkan sejumlah warna yang termasuk keluarga hijau. Kuning (K) + Biru (B) menghasilkan hijau. Dan biru (B) + merah (M) menghasilkan ungu, tepatnya keluarga ungu, sebab ada sederetan warna ungu. Menurut penalaran seperti di atas maka oranye yang sebenarnya ialah oranye yang didapat dari campuran 50% kuning (K) + 50% merah (M). Tetapi hal ini hanya benar di teori. Sedangkan dalam kenyataannya tidak dapat demikian, Sebab ada pengaruh dari bahan-bahan yang dipakai sebagai pembuat pigmen tersebut.

3. Warna Sekunder. Dua warna primer yang dicampur menghasilkan warna sekunder. Jika dua warna sekunder dicampur akan menghasilkan warna tersier atau warna tahap ketiga. Warna-warna tersier sudah mulai kehilangan kromanya, sehingga tampak tidak secemerlang warna-warna primer maupun sekunder. Demikian juga warna-warna campuran selanjutnya akan semakin kehilangan nilai cemerlangnya, sehingga tampak makin redup.

Sejak tahap ketiga yaitu hasil campuran dua warna sekunder, warna-warna yang dihasilkan mulai tampak kecokelatan atau keabu-abuan. Istilah lainnya mencokelat dan mengabu-abu. Jika banyak takaran merahnya akan mencokelat, jika banyak takaran birunya akan mengabu-abu.

  • Merah (M) + biru (B) menghasilkan ungu
  • Merah (M) + kuning (K) menghasilkan oranye
  • Kuning (K) +  biru (B) menghasilkan hijau
Ungu + oranye menghasilkan warna-warna yang mencokelat, atau mengabu-abu seperti diterangkan di atas. Demikian juga hijau + oranye, dan begitu pula ungu + hijau. Hal ini berarti bahwa jika merah bertemu kuning dan biru dalam satu adukan akan menghasilkan warna-warna yang mencokelat, atau mengabu-abu. Banyak merahnya akan mencokelat, banyak birunya akan mengabu-abu.

Penjelasan lebih sederhananya dapat dilihat pada gambar 1 :

Bagan teknik mencampur warna.
Gambar 1.
Bagan teknik mencampur warna.
Petunjuk gambar 1 ini amatlah penting. Kegunaannya ada dua, pertama cukup mempergunakan lima macam warna-warna, yaitu kuning, merah, biru, putih dan hitam. Kedua  mencampur warna sendiri-sendiri. Berarti akan menguasai pengetahuan tentang warna.

Pada gambar 1, dapat dilihat :

No.1 ada tiga warna pokok. Yakni kuning, merah dan biru. Jika warna biru dicampur dengan warna kuning,  akan menjadi warna hijau. Warna merah dicampur dengan warna kuning dan warna biru akan menjadi warna coklat. Warna merah dicampur dengan warna kuning, akan menjadi warna jingga. Warna mearah dicampur dengan warna biru, akan menjadi warna ungu.

No. 2 terlihat, jika warna hitam dicampur dengan warna putih akan menjadi warna abu-abu.

No. 3, jika 2/3 warna kuning dicampur dengan 1/3 warna biru, akan menjadi warna hijau muda.

No. 4, jika 2/3 bagian warna biru dicampur dengan 1/3 warna kuning, akan menjadi warna hijau tua.

No. 5, 2/3 warna putih dicampur dengan 1/3 warna merah, akan menjadi warna merah muda. 

No. 6, 3/4 warna merah dicampur dengan ¼ warna biru, akan menjadi warna ungu. 

No. 7, ¾  warna kuning dicampur dengan ¼ warna merah, akan menjadi warna jingga.

No. 8, 2/3 warna putih dicampur dengan 1/3 warna biru, akan menjadi warna biru muda.
No. 9, ¾ warna putih dicampur dengan ¼ warna hitam, akan menjadi warna abu-abu muda.

No. 10, ¼ warna putih dicampur dengan ¾ warna biru, akan menjadi warna biru tua.

No. 11, ¾ warna putih dicampur dengan ¼ warna kuning, akan menjadi warna kuning muda.

Jelaskan, dengan mengetahui cara mencampur warna ini, dari lima macam warna pokok, jika dicampur akan terdapat sebelas macam warna lain.

Untuk mengasah ketrampilan Anda dalam mencampur warna ini, silakan berkarya seni sesuai dengan imajinasi atau menggambar objek di sekitar Anda, misalnya menggambar objek seperti di bawah ini :

Contoh latihan menggunakan warna
Gambar 2.
        Contoh latihan menggunakan warna

Demikian pembahasan tentang teknik mencampur warna, semoga menambah ide Anda dalam berkarya. Jangan lewatkan pembahasan menarik yang lainnya....

  • Warna merupakan metode penyampaian pesan dan makna paling cepat dalam kategori komunikasi non-verbal. Sejak jaman dahulu, sebelum manusia belajar menghargai keindahan warna, mereka sudah memiliki cara yang lebih praktis untuk berkomunikasi dengan warna. Kebanyakan reaksi manusia terhadap warna bekerja tanpa sadar dan pada umumnya konsumen tidak menyadari efek yang terjadi dari warna. Ulasan selengkapnya silakan membaca Makna Warna Dalam Emosi

  • Warna adalah sesuatu yang ajaib, sangat menyenangkan untuk dilihat atau dinikmati, walau terkadang sulit untuk diutarakan. Alasan utama adalah karena kalimat yang digunakan untuk mendeskrepsikan sebuah warna seringkali tidak jelas dan salah difahami. Pembahasan selengkapnya silakan menikmati Mengenal Permainan Warna (Illusi)

Juga berbagai ulasan unik dan menarik yang lainnya. Terimakasih atas kunjungan Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel