Karakteristik Pendidikan Seni Sebagai Sarana Yang Efektif Untuk Meningkatkan Mutu SDM

Menurut Zakarrias Sukarya, dkk. Karakteristik Pembelajaran Seni akan membentuk peserta didik menjadi : Berpengetahuan dengan pemahaman yang mendalam; pemikir yang komplek; kreator yang responsif; penyelidik yang aktif;komunikator yang efektif; partisipan dalam dunia yang saling ketergantungan serta pelajar yang mandiri dan reflektif.

Berpengetahuan dengan pemahaman yang mendalam

Melalui karakteristik pendidikan seni  :
a) Para peserta didik deberikan jalan memperoleh dan menerapkan pengetahuan,kertampilan dan praktek yang spesipik untuk masing-masing disiplin seni.

b) Sesuai dengan kemampuanya ,mereka menggunakan sistim simbol visual, kinestetik dan auditori, bahasa, bentuk dan proses untuk menyatakan gagasan dan perasaan.

c) Peserta didik didorong untuk belajar mengakui dan menghargai adanya variasi perspektif budaya yang terdapat di masyarakat.

Anak-anak SD sedang asyik berkarya seni
Anak-anak SD sedang asyik berkarya seni

Pemikir yang kompleks.

Melalui karakteristik pendidikan seni :
a) Peserta didik mengembangkan suatu kemampuan untuk berpikir secara induktif, deduktif, abduktif, dan intuitif dengan menggunakan dan mencerminkan melalui pengalaman (berkarya dan atau mengapresiasi) seni.

b) Peserta didik belajar untuk menyaring pemahaman, konseptual,mereka memecahkan permasalahan, membuat pertimbangan, mendiskusikan dan menilai pendapat dengan sikap saling menghargai (lihat Dorn,2002).

c) Peserta didik belajar untuk memahami dan menghargai produk dan proses dari cara berpikir lateral (lihat De Bono,1991).

Kreator yang Responsif

Melalui karakteristik pendidikan seni :
a) Peserta didik mengembangkan kapasitas dengan bekerja secara kreatif dalam berbagai jalan dan gaya, responsif terhadap berbagai pengalaman dan gagasan di dalam lingkungan yang berbeda di
sekitar mereka.

b) Peserta didik mencoba mengimprovisasi, membuat, menghasilkan dan memikirkan serta menyusun untuk menyatakan dan mengkomunikasikan makna pribadi.

c) Peserta didik mengkombinasikan proses dan komponen dari berbagai disiplin seni dengan cara yang inovatif mengkreasikan kembali, mengubah, bentuk dan gagasan yang ada serta mengubahnya untuk menghasilkan yang “baru” dan asli.


Kerajinan Tangan karya anak SD
Kerajinan Tangan karya anak SD

Penyelidik yang aktif.

Melalui karakteristik pendidikan seni  :
a) Peserta didik membangun makna melalui apa yang mereka selidiki uraikan, dan prediksi.

b) Peserta didik mempelajari dan menemukan sendiri jalan yang efektif untuk mengakui adanya berbagai persektif untuk menghadapi tantangan perbedaan pandangan,metoda,dan kesimpulan.

c) Peserta didik menggunakan dan menerapkan berbagai teknik dan teknologi untuk menyelidiki dan menganalisa teks maupu konteks.

d) Kepekaan peserta didik terhadap aspek gagasan yang bersifat intuitif dan berlangsung sesaat dari banyak proses dan produk seni sehingga peluang terhadap penemuan segera dikenali dan diselidiki (dikaji dengan kritis).

Komunikator yang efektif.

Melalui karakteristik pendidikan seni  :
a) Peserta didik mengembangkan kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dan dengan penuh percaya diri di dalam berbagi konteks dan untuk komunikan yang berbeda. Mereka belajar untuk  menggunakan berbagai sistem simbol, bahasa, bentuk dan proses seni ketika merumuskan, mengkomunikasikan serta membenarkan pendapat dan gagasan.

b) Peserta didik memahami bahwa karya seni berfungsi juga sebagai media komunikasi yang membawa nilai nilai di dalamya.

Partisipan dalam dunia yang berketergantungan

Melalui karakteristik pendidikan seni, dengan mengambil bagian, menikmati dan mengkritisi pengalaman, produk dan capaian seni.
a) Peserta didik untuk mencerminkan, bereaksi dan mengevaluasi peran seni di dalam masyarakat yang berbeda .

b) Peserta didik mengembangkan suatu pemahaman yang meningkatkan kualitas diri mereka sebagai anggota budaya dan masyarakat masa lampau,hari ini,dan masa depan dimana mereka dapat berkontribusi didalamnya.

c) Peserta didik belajar mengidentifikasi dan menerapkan ketrampilan antar budaya dan antar pribadi.Kemampuan ini dapat mengembangkan suatu kapasitas untuk mengatasi keracunan dankompleksitas di dunia yang berakibatkan perubahan budaya, sosial, teknologi,dan ekonomi yang cepat terutama dalam era globalisasi saat ini (lihat : Duncum, 2001)

Pelajar mandiri dan reflektif.

Melalui karakteristik pendidikan seni  :
a) Peserta didik mengakses berbagai jalan pemikiran dan pengetahuan yang saling berhubungan melalui aktivitas seni. Mereka mengembangkan persepektif pribadi dan kepekaan yang dimiliki dimensi fisik yang estesis, lingkungan rohani dan budaya.

b) Peserta didik akan menjadi paham terhadap gaya belajar mereka sendiri, mengembangkan disiplin diri untuk bekerja dengan bebas, dan gigih terhadap tantangan pekerjaan,untuk merencanakan serta mengakomodasi kemungkinan yang tidak terduga. Melalui  pelajaran yang terfokus dan dihadapkan dengan, isu-isu serta pengalaman manusia.

c) Peserta didik mempunyai peluang untuk belajar cara mengatur emosi mereka di dalam suatu lingkungan yang mendukung dan aman.Mereka mengenali dan menggunakan kelemahan dan kekuatan serta mengakumulasikan ketrampilannya untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Dengan menyimak uraian di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa karakteristik pendidikan seni merupakan sarana yang efektif sebagai media meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM).

Semoga artikel ini bermanfaat. Silakan menikmati artikel menarik yang lainnya :

Dan....artikel penting lainnya yang menanti kunjungan Anda. Terimakasih kehadirannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel