MENGENAL TIPE KARAKTER CUSTOMER / PELANGGAN UNTUK MEMBERIKAN PELAYANAN PRIMA

Tipe dan karakter customer / pelanggan sangat menentukan dalam memberikan pelayanan, karena mengetahui tipe dan karakter pelanggan, maka seseorang atau petugas pelayanan dapat memberikan pelayanan prima sesuai dengan customer yang dihadapinya.

Karakter manusia dipengaruhi oleh:
  1. Wilayah geografis, orang yang berasal dari daerah geografis yang berbeda akan mempunyai karakter yang berbeda pula, misalnya orang yang tinggal di pinggir pantai dengan orang yang tinggal di pegunungan.
  2. Kebudayaan, yang merupakan hasil karya manusia akan mempengaruhi karakter manusia itu sendiri, misalnya cara salaman orang indonesia beda dengan orang Amerika.
  3. Bangsa/suku bangsa, bangsa negro akan berbeda sifat dan perilakunya dengan bangsa kulit putih atau bangsa lainnya.
  4. Bahasa, Orang Inggris berbeda sifat dan karakternya dengan orng Spanyol dan Jepang. Inggris yang mempunyai kerajaan, mempergunakan bahasa yang sopan, sedangkan orang Amerika mempunyai bahasa yang agak bebas, demikian pula sikapnya dalam menghadapi orang lain.
  5. Adat istiadat, kebiasaan-kebiasaan dan strata sosial yang merupakan rekayasa manusia itu sendiri tentu mempengaruhi sifat dan perilakunya.

Demikian bahwa antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya akan berbeda. Dengan memahami sifat dan karakter berbagai macam tipe manusia, maka anda akan dapat berkomunikasi dan bersikap yang sesuai dengan siapa dan dimana asal pelanggan, sehingga kesalahpahaman dapat dihindarkan.

Disamping itu situasi dan kondisi tertentu amat mempengaruhi karakter pelanggan, misalnya dalam situasi yang panas dan kondisi perut lapar, seseorang yang sebenarnya sabar, bisa menjadi emosional/marah dalam situasi dilanda kesedihan, seseorang yang tadinya periang, bisa berubah jadi murung.

Tipe-tipe Karakter Customer / Pelanggan


1) . Customer yang pemarah dan tidak sopan


Customer / Pelanggan bisa menjadi marah dan kurang sopan,hanya disebabkan pelayanan yang tidak memuaskan, ia mungkin akan menjadi emosi akibat dari penanganan yang kurang baik. Cara yang paling tepat menghadapinya adalah: Jangan biarkan cusumer tersebut berbicara terus, dan jangan menanganinya sendiri.

2). Customer yang ragu.

Sebagian customer yang datang masih ragu, sehingga tidak mempunyai keputusn. Mereka akan mendenganrkan anda, menanyakan info tambahan, tidak dapat memusatkan perhatian pada apa yang dikehendakiya. Dalam hal ini anda perlu membuat keputusan buat mereka, anda harus memotifasi customer untuk dapat mengambil keputusan,sehingga mereka merasa puas sebab anda dapat berinisiatif.

3). Customer yang mencurigai


Customer semacam ini biasanya tiak mempercayai informasi anda, mereka akan mengecek kebenarannya yang anda berikan. Terkadang mereka menjebak. Customer seperti ini menuntut keberhasilan untuk mengatasinya secara profesional. “apabila anda tidak bisa menjawab, jangan pernah menerka, cara terbaik untuk menangani orang-orang tersebut adalah membuat persiapan  yang matang, berhati-hati dan tenang dalam kata-kata dan tindakan anda”.

4). Customer yang pendiam.

Mereka tidak dapat suatu pembicaraan, hanyamenginginkan informasi.

5).Customer yang suka mencela

Ada customer yang dalam membeli suatu produk suka mencela dan selalu mengatakan ada saja kelemahan dari produk yang ditawarkan kepadanya.

6). Customer yang merasa tahu segalanya

Customer ini perlu ditangani dengan hati-hati, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Tempatkan diri anda pada posisi kedua dan pusatkan perhatian pada mereka.
  2. Jangan menentang
  3. Jangan merasa lebih pntar dari customer 
  4. Jangan bersikap seolah-olah merendahkan customer 
  5. Customer ini mudah terbujuk / dipengaruhi
  6. Memuji pengetahuan customer
  7. Memuji kekuasaan mereka dan mengangkat mereka
  8. Ketegasan dalam memberi petunjuk
  9. Berikan beberapa penjelasan ilmiah dan mengambil sikap profesional.

Selain mengenal tipe karakter customer / pelanggan, untuk memberikan layanan prima sesuai dengan customer yang dihadapi maka kita juga harus mengenal motif pelanggan membeli.

Motif dapat diartikan sebagai suatu daya pendorong yang menggerakkan seseorang untuk melakukan sesuatu. Jadi motif membeli adalah sesuatu yang menggerakkan customer untuk membeli suatu produk atau jasa. Untuk megetahui motif customer membeli suatu prodak sangatlah sulit, karena setiap orang memiliki motif yang tidak sama, komplek dan bisa berubah setiap waktu.

Secara garis besar motif membeli dapat digolongkan menjadi dua yaitu:

  1. Motif emosional, meliputi rasa lapar, rasa haus, keinginan-keinginan, kesenangan, kemauan dan jaminan akan cinta, status, prestise, kebanggaan dan sebagainya.
  2. Motif rasional, meliputi motif berdasarkan harga dan pertimbangan, kegunaannya, kekuatannya, efisiensi dan sebagainya.
Demikian pembahasan tentang mengenal tipe karakter customer / pelanggan untuk memberikan pelayanan prima, semoga bermanfaat. Silakan menyimak pembahasan penting yang lainnya :
Dan berbagai pembahasan menarik lainnya. Terimakasih atas kehadiran Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel