POTENSI KERAJINAN BERBAHAN ALAM DI INDONESIA

Negara Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah. Kekayaan alam ini menghasilkan banyak bahan alam yang sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai produk kerajinan. Kerajinan Indonesia telah dikenal luas di mancanegara dengan bentuk yang sangat beragam, kreatif, inovatif, dan selalu berkembang mengikuti kebutuhan dan perkembangan teknologi. Oleh sebab itu, Indonesia dikenal sebagai negara eksportir kerajinan yang dibuat dengan proses yang lebih mengandalkan keterampilan tangan bukan hanya mesin.

Pembuatan produk kerajinan di setiap wilayah tentunya berbeda dengan wilayah lainnya. Setiap daerah memiliki jenis kerajinan lokal yang menjadi unggulan daerah. Hal ini karena sumber daya alam setiap daerah berbeda. Beberapa kerajinan bahan alam akan diuraikan secara singkat pada penjelasan berikut. Namun, kerajinan bahan alam ini merupakan contoh saja, Anda dapat mempelajarinya sebagai pengetahuan.

A. Tanah Liat

Kerajinan yang terbuat dari bahan alam tanah liat biasa dikenal orang dengan kerajinan keramik atau gerabah. Asal kata keramik adalah keramos (bahasa Yunani) yang artinya benda pecah belah yang terbentuk dari tanah liat dan telah mengalami proses pembakaran.

Dalam pembuatan keramik, tanah liat memiliki sifat plastis sehingga mudah dibentuk. Setelah itu, dapat dibakar dalam tingkat pembakaran suhu 600 oC sampai 1.300 oC sesuai jenis tanah liatnya sehingga tanah liat menjadi keras, padat, dan kedap air.

Indonesia memiliki kerajinan keramik dari berbagai daerah yang berciri khas. Setiap daerah mempunyai keunikan dari bentuk, teknik hingga ragam hias yang ditampilkan. Kekayaan hayati di Indonesia telah menginspirasi keindahan dan keunikan bentuk kerajinan keramik menjadi keramik Indonesia yang kental akan corak budaya yang membedakannya dengan keramik China, Jepang, atau Eropa.

Keramik diproduksi untuk benda-benda hias atau benda pakai dengan keragaman variasi bentuk, misalnya guci, pot bunga, vas bunga, dan sebagainya. Daerah-daerah penghasil keramik tersebar luas di Nusantara, antara lain di Yogyakarta, Malang, Cirebon, dan Purwokerto.

Salah satu daerah penghasil kerajinan keramik yang terkenal adalah Sentra Keramik Dinoyo, Malang. Di sini, Anda dapat menemukan berbagai ragam produk kerajinan keramik mulai dari asbak, gelas, mug, vas, patung pajangan, dan lain sebagainya. Harga kerajinan keramik di Sentra Keramik Dinoyo ini relatif lebih murah dibandingkan kerajinan keramik di daerah lain. Di sini Anda juga bisa melihat proses pembuatan keramik bahkan mencoba untuk membuat keramik sendiri.

Contoh Kerajinan Keramik Dari Centra Keramik Dinoyo, Malang sebagai contoh potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Contoh Kerajinan Keramik Dari Centra Keramik Dinoyo, Malang

Secara garis besar bahan baku yang dipergunakan untuk membuat keramik terdiri atas 3 macam (triaxial), yaitu : 

1. Tanah liat (clay). Kandungan utama dari tanah liat antara lain Kaolinite (Al2O3.2SiO2.2H2O), Montmorillinote, Illite, Halloysite, Perbedaan kandungan tanah liat memberikan sifat yang berbeda-beda. Sifat tanah liat yang penting untuk pembuatan keramik antaralain Plastisitas (kemampuan untuk dibentuk tanpa mudah retak), Fusibilitas (kemampuan untuk dilebur), Bahan baku pasir (kwarsa), Fungsi (sebagai bahan non plastik).

2. Pasir. Berfungsi sebagai bahan pengisi, namun jika penambahan terlalu banyak silikat dalam pasir menyebabkan keretakan pada waktu pembakaran.

3. Feldspar. Bahan baku feldspar berfungsi sebagai bahan pengikat dalam pembuatan keramik, dan Menurunkan temperatur
pembakaran. Ada beberapa jenis bahan feldspar yang diantaranya K-feldspar, Na-feldspar, Ca-feldspar.

Alat untuk pembuatan keramik antara lain :
  • Kayu bulat/penggiling berguna untuk membuat lempengan.
  • Meja putar berguna untuk membuat keramik bentuk lingkaran atau silinder.
  • Tali pemotong berguna untuk memotong tanah liat atau mengambil keramik yang masih basah dari meja putar.
  • Cetakan biasanya terbuat dari gips. bentuknya persis seperti model yang akan kita buat.
  • Butsir berguna untuk membantu pembentukan tanah liat.
  • Pisau pahat berguna untuk membuat dekorasi pada keramik.
  • Sudip berguna untuk membuat hiasan saat tembikar masih basah.
  • Tungku pembakaran berguna untuk membakar keramik yang sudah kering atau keramik berglasir.

Teknik yang biasa diaplikasikan dalam pembuatan keramik antara lain :
1. Teknik pijit tekan. Teknik pijit tekan (pinch) adalah teknik pembentukan badan keramik secara manual. Caranya tanah liat dipijit tekan dari bentuk bola menjadi bentuk yang diinginkan dengan menggunakan jari-jari tangan.

2. Teknik pilin. Teknik pilin (coil) adalah teknik pembentukan badan keramik secara manual dengan cara tanah liat digulung hingga terbentuk pilinan tanah.

3. Teknik slab (lempengan), yaitu cara pembentukan dengan tangan langsung seperti coil, lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembentukan keramik tradisional yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. Bentuknya tidak selalu simetris. Teknik ini sering dipakai oleh seniman atau para penggemar keramik. Teknik lempengan (slab) adalah teknik pembentukan badan keramik secara manual dengan membentuk lempengan menggunakan rol. Lempengan digunakan untuk membuat karya keramik yang berbentuk persegi atau silinder.

4. Teknik putar, yaitu teknik pembentukan dengan alat putar yang dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat, silindris) dan bervariasi. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering dipakai oleh para pengrajin di sentra-sentara produsen keramik. Pengrajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Para pengrajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk-bentuk yang sama seperti gentong, guci dan sebagainya.

5. Teknik cetak, yaitu teknik pembentukan dengan alat cetak untuk memproduksi barang dengan jumlah yang banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah berupa gips, seperti untuk cetakan berongga, cetakan padat, cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal, seperti alat alat rumah tangga piring, cangkir, mangkok gelas dan lain-lain.

Disamping cara-cara pembentukan di atas, para pengrajin keramik tradisonal dapat membentuk keramik dengan teknik cetak pres, seperti yang dilakukan oleh para pengrajin genteng, tegel dinding maupun hiasan dinding dengan berbagai motif seperti binatang atau tumbuh-tumbuhan.

Hasil karya tanah liat dikeringkan dengan cara diangin-anginkan di tempat terbuka yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jika sudah kering, karya dapat dibakar menggunakan tungku keramik, dengan bahan bakar yang bervariasi seperti gas, kayu, minyak tanah atau listrik. Keramik yang dibentuk sudah dapat diberi dekorasi pada saat setengah kering atau saat sudah mengalami pembakaran pertama (bisque).

Pemberian motif atau dekorasi bertujuan agar keramik tampak lebih indah. Keramik dari tanah liat  dengan bakaran tinggi, dapat dihias dengan pewarna glasir. Glasir adalah lapisan keras yang berkilap pada lapisan produk keramik. Jika menggunakan pewarna glasir, keramik harus dibakar secara khusus, yaitu dibakar dua kali, yang pertama pembakaran bisquit hingga 900 oC, kemudia diglasir dan dibakar kembali hingga suhu 1.200-1.300 oC.

B. Kerajinan Berbahan Serat Alam

Indonesia memiliki sumber daya alam berupa hutan yang tersebar di seluruh Nusantara. Selama ini hasil hutan nonkayu yang berasal dari tanaman yang dapat diperbaharui, belum sepenuhnya mendapatkan perhatian dari pemerintah. Padahal tanaman nonkayu memberikan kontribusi ekonomi dan penyerapan tenaga kerja yang signifikan.

Bahan-bahan serat alam dapat diolah menjadi kerajinan tangan yang beraneka ragam, misalnya tas, dompet, topi, alas meja, dan tempat lampu. Teknik pembuatan kerajinan dari serat alam ini sebagian besar dibuat dengan cara menganyam, makrame, dan merajut. Namun, ada juga yang menggunakan teknik tempel atau jahit. Untuk menghindari jamur, bahan serat alam harus direndam dahulu dalam waktu tertentu dengan larutan natrium benzoat atau zat lain yang dapat mengawetkan serat alam.

Salah satu keunggulan produk serat alami tentu mengacu pada bahan yang digunakan. Selain memanfaatkan potensi yang ada di daerah dan ramah lingkungan, produk berbahan serat alami juga menawarkan kualitas produk yang baik. Kuat dan awet namun ditawarkan dengan harga yang terjangkau. mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah, tergantung model dan bahan kombinasi yang digunakan. Untuk mempercantik produk berbahan serat alami ini, kini berbagai produk kerajinan juga dikombinasikan dengan aneka bahan lainnya, mulai dari batik hingga kulit.

Memang, bagi sebagian penikmat dunia fashion, tentu tidak akan asing lagi dengan beragam produk yang dihasilkan oleh serat alami seperti eceng gondok, pohon gebang atau yang dikenal dengan nama agel, rotan hingga daun pandan mampu disulap menjadi berbagai produk fashion seperti dompet, cluth tas ataupun aneka pernik seperti topi kalung dan yang lainnya. Keterampilan warga dalam membuat serat alam memang sudah berjalan turun-temurun sejak puluhan tahun yang lalu.

Produk kerajinan  tangan dari bahan-bahan serat alam ada bermacam-macam, antara lain tas, dompet, topi, alas meja, dan tempat baju.  Produk ini masih banyak lagi jenisnya dengan design  yang lebih kreatif kerajinan tangan dari bambu!

Bahan serat alam yang biasa dijadikan sebagai bahan baku berbagai produk kerajinan di Indonesia antara lain :

1. Eceng Gondok. Tanaman eceng gondok juga bisa di buat berbagai kerajinan tangan karena seratnya yang lumayan cukup kuat jadi bisa dibuat berbagai aneka kerajinan tangan, yang pasti eceng gondoknya harus dikeringkan terlebih dulu agar mudah dibentuk.
Eceng gondok sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Eceng Gondok

2. Daun Pandan. Pandan merupakan tanaman pantai yang dahulu tidak banyak dimanfaatkan.  Namun sekarang, banyak pengrajin yang mulai memanfaatkan pandan untuk diolah menjadi berbagai macam produk kerajinan.
Daun Pandan sebagai salah satu potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Daun Pandan

3. Sabuk Kelapa. Pohon kelapa merupakan pohon yang semua bagian pohonnya mempunyai nilai guna. Dari akar sampai daun pohon kelapa dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Salah satu dari bagian pohon kelapa yang dapat dimanfaatkan adalah sabut atau serabut kelapa (kulit buah kelapa). Dari sabut kelapa dapat diperoleh serat dan serbuk sabut kelapa yang dapat diolah menjadi berbagai produk.
Sabuk Kelapa Dan Hasil Kerajinan Dari Bahan Tersebut sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Sabuk Kelapa Dan Hasil Kerajinan Dari Bahan Tersebut 

4. Pelepah Pisang. Sebagain besar orang menganggap pelepah pisang (kering) adalah sampah yang tidak berguna. Bahkan terkadang oleh orang tua dibakar karena dianggap mengotori kebun. Namun kini pelepah pisang bisa dijadikan karya seni lukisan yang indah dan bernilai ekonomi tinggi oleh tangan-tangan kreatif yang menjadikan limbah tersebut karya seni yang bernilai tinggi.
Pelepah pisang sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Pelepah Pisang

5. Kulit Jagung. Tanpa kita sadari kulit jagung bisa kita manfaatkan sebagai hasil kerajinan yang bernilai ekonomis tinggi. Kulit jagung dapat kita jadikan kerajinan seperti rangkaian bunga ataupun hiasan yang benilai jual tinggi. Tergantung dari hasil kreatifitas kita masing-masing.
Kulit jagung sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Kulit Jagung

Menengok Keunikan Kerajinan Serat Alam dari Kulon Progo

Kini potensi Kulon Progo mulai dilirik banyak wisatawan. Tak hanya dikenal dengan memiliki aneka objek wisata alam yang menarik, kini trend fashion asal Kulon Progo pun semakin banyak dinikmati masyarakat luas. Salah satunya adalah produk kerajinan dari serat alam yang berasal dari desa Salamrejo yang berada di kecamatan Sentolo. Selain masuk di portal berita dan surat kabar, produk kerajinan dari Kulon Progo pun sudah lalu lalang menghiasi berita di televisi nasional.

Kerajinan Serat Alam Dari Desa Salamrejo sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Kerajinan Serat Alam Dari Desa Salamrejo

Desa Salamrejo merupakan sentra  kerajinan serat  alam. letak desa ini tepatnya berada di jalan Wates Km 17, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Daerah ini terletak  9 km di sebelah timur Kota Wates dan 17 km di sebelah barat Kota Yogyakarta.  Salamrejo dikenal sebagai kawasan setra kerajinan agel karena menganyam agel menjadi keterampilan penduduk, termasuk mereka yang berusia remaja bahkan usia sekolah dasar.

Menariknya lagi, akses jalan menuju desa Salamrejo pun tergolong mudah diakses. Anda hanya perlu melewati jalan Wates yang menuju ke arah Kabupaten Kulon Progo. Sekitar 3 km dari perbatasan Jogja Kulon Progo Anda akan disambut dengan papan nama bertuliskan Sentra Produksi Kerajinan Serat Kulon Progo. Di sini Anda akan mendapati kios-kios milik warga yang menjajakan aneka produk kerajinan dengan harga yang kompetitif.

Selain itu sebagian penduduk berwirausaha produksi aneka kerajinan yang berbahan baku serat alam. Seperti halnya  pengrajin yang berada di Tuksono, Dukuh Giyoso, Salamrejo ini memproduksi aneka kerajinan tas dari serat alam daun pohon gebang yang diberi hiasan bordir sehingga nampak menarik dan artistik, selain kerajinan tangan berbentuk tas juga diproduksi kerajinan tangan dari serat alam lainnya.

C. Kerajinan Berbahan Kayu

Indonesia memiliki hutan tropis yang banyak menyimpan kekayaan alam kayu terbesar di dunia. Kayu-kayu yang dihasilkan pun banyak macamnya. Di antaranya: kayu jati, kayu mahoni, kayu pinus, kayu sawo, kayu nangka, kayu kelapa, dan sebagainya. Produk kerajinan yang dihasilkan dari kayu juga bervariasi, mengikuti teknik pembuatan dan tekstur kayunya.

Indonesia sangat terkenal dengan industri meubel yang berbahan dasar kayu, terutama kayu jati yang merupakan meubel khas Indonesia dan digemari semua lapisan masyarakat sampai ke luar negeri. Indonesia memiliki ribuan hektar hutan kayu jati yang terus dikembangkan hingga saat ini dan didukung banyaknya pengrajin dari beberapa daerah di Jawa. Desain ukir kayu jati yang klasik dan menarik juga memberi nilai tambah yang tinggi pada kayu jati sehingga nilai jual meubel kayu jati menjadi semakin tinggi.

Kerajinan tangan dari kayu merupakan kerajinan yang memanfaatkan kayu sebagai bahan utama dalam pembuatannya. Proses pembuatan kerajinan kayu memiliki beberapa macam teknik. Diantaranya, Teknik Ukur, Pahat, Bubut, Strol, Tempel atau Sambung. Berikut adalah beberapa contoh gambar hasil kerajinan tangan dari kayu.

Kerajinan Berbahan Alam Dari Kayu sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Kerajinan Berbahan Alam Dari Kayu

Kerajinan kayu atau sering disebut woodcraft bagi masyarakat Indonesia merupakan produk yang sudah lama ditekuni dan menjadi salah satu kekayaan seni kriya yang dikenal hingga ke mancanegara. Daerah-daerah seperti di Kalimantan, Jawa Tengah, Sulawesi, Bali, dan Papua memiliki jenis kerajinan kayu yang berbeda-beda sehingga makin menambah keragaman budaya negeri ini.

Kerajinan kayu (woodcraft) tersebut ketika ditekuni ternyata bisa menjadi sebuah usaha yang memiliki  prospek menjanjikan, terutama bagi daerah yang selama ini menjadi salah satu tujuan wisata baik domestik maupun mancanegara

Setiap daerah memiliki motif atau corak ukir yang berbeda. Setiap motif mempunyai nilai keindahan dan keunikan serta makna simbolis yang penuh perlambangan dan juga nasihat. Beberapa daerah yang dikenal ukiran atau pahatannya adalah Jepara, Yogyakarta, Cirebon, Bali, Toraja, Palembang, Kalimantan, dan masih ada daerah lainnya. Kita perlu mengenal dan melestarikan motif ukir yang merupakan kekayaan budaya nusantara.

Teknik pembuatan kerajinan berbahan kayu antara lain 
  1. Penyiapan bahan baku kayu, umumnya menggunakan mesin  potong kayu dan alat pengering.
  2. Pembentukan dibuat menggunakan gergaji dan alat pahat.
  3. Pembentukan halus atau pengukiran dengan menggunakan alat pahat.Penghalusan biasanya menggunakan amplas. 
  4. Finishing biasanya dibantu dengan mesin semprot cat dan kuas untuk mewarnai
Alat yang digunakan dalam pembuatan kerajinan kayu yang bisa disebut sebagai alat pertukangan beraneka ragam sesuai dengan fungsinya masing-masing. Berikut ini alat-alat pertukangan yang biasa dipakai pada jaman sekarang :

1. Sander Machine. Sander machine dikenal juga sebagai mesin amplas, sebuah alat yang digunakan untuk menghaluskan bagian permukaan. Mesin ini menggunakan mekanisme bertenaga listrik untuk menggerakkan motornya.  Biasanya sander machine ini terdapat di beberapa alat multi guna atau bor listrik. Salah satu yang direkomendasikan adalah Mesin Amplas Stanley STEL421 yang memiliki ukuran pad cukup panjang yaitu 90mm 

2. Drilling Machine Drill atau lebih dikenal dengan mesin bor adalah salah satu alat yang paling sering digunakan di bidang petukangan. Mesin ini biasanya digunakan untuk membuat atau memperbesar lubang pada kayu atau dinding. Cara kerjanya menggunakan mesin berputar yang ditenagai oleh listrik. Salah satu mesin bor yang bisa menjadi pilihan adalah adalah Bosch GBM 350 Professional, dengan daya listrik 350 Watt mesin bor ini cukup mumpuni yang dapat mengebor kayu hingga 20mm.

3. Table Saw. Seperti namanya, table saw atau meja gergaji adalah sebuah meja kerja yang dilengkapi alat pemotong pada mekanismenya. Alat potong berupa gergaji ini ditenagai listrik dan bergerak secara otomatis, sementara penggunanya bebas untuk menggerakkan kayu atau benda yang akan dipotong sesuai dengan desain atau rancangan yang sudah ditetapkan. Stanley STST1825 Table Saw 10” dapat memudahkan pekerjaan Anda dan dapat digunakan untuk memotong pada posisi miring hingga 45 derajat.

4. Spray Gun. Spray Gun adalah alat yang biasa digunakan untuk menyemprotkan cat cair kepada sebuah bidang permukaan. Alat ini bisa menjadi pengganti kuas cat yang relatif lebih memerlukan tenaga untuk digunakan. Biasanya alat ini ditenagai oleh udara yang diberi tekanan, dimana itu diperoleh dari mesin kompresor. Gunakan Spray Gun Meiji F-75G yang bertipe High Pressure dengan jenis tabung atas yang efisien dalam penggunaan cat.

5. Air Compressor. Air Compressor adalah mesin yang digunakan untuk memberi tekanan pada udara, yang nantinya dapat digunakan untuk berbagai hal. Air Compressor inilah yang menjadi sumber tenaga pada Spray Gun dan beberapa mesin lainnya. Air Compressor terbagi dalam beberapa jenis, salah satunya adalah Compressor Direct Lakoni Imola 125 yang bertenaga 1 HP, yang sangat cocok untuk digunakan dalam pembuatan furniture atau kerajinan berbahan kayu lainnya..

6. Block Plane. Block Plane, atau dalam bahasa Jawa dikenal sebagai Pasah, adalah alat yang digunakan untuk membentuk sebuah balok kayu. Membentuk di sini bisa berarti banyak hal, seperti mengurangi ketebalan, menghaluskan permukaan yang kasar, atau bahkan untuk memberikan aspek dekorasi. Kini Block Plane juga tersedia dalam bentuk mesin, salah satunya Mesin Ketam Maktec MT191 yang membantu Anda menyerut kayu lebih cepat tanpa terlalu banyak tenaga yang dikeluarkan.

7. Trimmer Machine / Router Machine. Kedua mesin ini wajib dimiliki untuk pengerjaan kerajianan berbahan kayu. Fungsi dari kedua alat tersebut adalah untuk merapikan sambungan kayu dan membuat profil, lengkungan pada sisi kayu, membuat purus dan lubangnya dan membuat celah sambungan seperti rabbet dan dado. Mesin Trimmer memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan dengan Mesin Router. Untuk pemilihan kedua mesin tersebut tergantung pada kebutuhan. Mesin Trimmer Tekiro Ryu RTR 6 bisa Anda gunakan untuk membuat profil kayu yang berukuran kecil, sedangkan Mesin Router Makita 3600H dapat digunakan untuk membuat profil kayu berukuran besar

D. Kerajinan Berbahan Alam Dari Bambu

Kekayaan alam Indonesia dikenal sangat luar biasa sehingga tidak heran produk kerajinan banyak yang menyukainya. Salah satu kekayaan yang dimiliki Indonesia adalah melimpahnya tumbuhan bambu sehingga bisa dimanfaatkan dalam berbagai hal. Meskipun pada beberapa wilayah di Indonesia tanaman bambu sulit untuk tumbuh, namun sebagian besar wilayah Indonesia tumbuhan bambu sangat melimpah.

Selama ini masyarakat hanya memanfatkan tumbuhan bambu untuk bahan bangunan saja, namun sekarang tanaman bambu bisa diubah menjadi berbagai macam kerajinan yang unik dan memiliki nilai seni dan bahkan nilai jual yang tinggi. Banyak kerajinan yang dapat dibuat dari batang bambu, mulai dari yang sangat sederhana hingga yang memiliki kerumitan yang sangat.

Kerajinan Tangan Dari Bambu sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Kerajinan Tangan Dari Bambu

Maraknya isu global warming di kalangan masyarakat dunia, ternyata memberikan angin segar bagi perkembangan bisnis kerajinan ramah lingkungan di Indonesia, termasuk didalamnya adalah kerajinan bambu. Hal ini dikarenakan masyarakat mulai peduli dengan kelestarian lingkungan di sekitarnya dan lebih memilih produk natural yang terbuat dari kayu, bambu, rotan, serta bahan baku alami lainnya yang banyak ditemukan di pasaran dan tentunya persediaannya juga dapat diperbaharui kembali tanpa merusak ekosistem alam.

Meningkatnya permintaan konsumen tentunya juga diikuti dengan naiknya harga jual produk kerajinan bambu di pasaran. Bahkan sekarang ini tidak hanya pasar lokal saja yang menggemari produk kerajinan bambu, konsumen luar negeri juga mulai berburu kerajinan bambu dari Indonesia. Sehingga tidak menutup kemungkinan bila Anda bisa menjalin kerjasama dengan buyer dari luar negeri untuk mendatangkan untung besar setiap bulannya.

Bambu dapat dijadikan berbagai produk kerajinan yang bernilai estetis dan ekonomi tinggi. Sejak ratusan tahun lalu, orang Indonesia telah menggunakan bambu untuk berbagai kebutuhan, mulai dari yang paling sederhana seperti tempat jemuran hingga tikar dan anyaman yang rumit.

Sampai saat ini, bambu masih digunakan untuk keperluan tersebut. Bahkan saat ini, produk kerajinan bambu tampil dengan desain lebih menarik dan artistik hingga kini banyak digunakan di hotel-hotel berbintang, cottages, spa, butik, bank, toko serta interior bangunan modern.

Beberapa teknik dalam pembuatan kerajinan bahan alam dari bambu adalah teknik anyaman dan teknik konstruksi tempel atau sambung. Anyaman Indonesia sangat dikenal di mancanegara dengan berbagai motif dan bentuk yang menarik.

E. Kerajinan Berbahan Alam Dari Rotan

Rotan banyak dimanfaatkan secara komersial karena mempunyai sifat yang lentur, kuat, serta relatif seragam bentuknya.

Barang-barang kerajinan rotan yang umumnya banyak diperdagangkan di tingkat lokal adalah keranjang, meubel, tangkai sapu, kurungan burung, tirai, perangkap binatang, pemukul kasur/permadani, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk keperluan ekspor umumnya adalah keranjang dan meubel dalam berbagai model/bentuk. Karena banyaknya jenis dan model produk kerajinan rotan yang ada, maka dalam Laporan MKPKT industri pengguna bahan baku rotan ini dibatasi model meubel (kursi, meja, kursi sofa) model Bahama yang mempunyai pasar kuat di luar negeri.

Kerajinan berbahan berbahan alam dari rotan sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Kerajinan berbahan berbahan alam dari rotan

Citra rotan yang pernah terpuruk pada beberapa waktu kini mulai merangkak membaik. Bahkan harga bahan baku rotan juga mulai mengalami kenaikan  hingga 100 persen dalam 5 tahun terakhir ini.

Hatta Sinatara salah seoarang pendiri dari AMKRI (Asosiasi Meubel dan Kerajinan Indonesia), menjelaskan rotan sempat dianggap oleh masyarakat barang yang murahan karena para produsen banyak yang menggunakan bahan dasar rotan sebagai bahan produksi dari usaha meubelnya. Penjualan yang terlalu masif membuat citra dan harga bahan baku rotan mulai terangkat kembali.
.

F. Kerajinan Berbahan Alam Dari Kulit

Kulit yang dihasilkan dari hewan seperti: sapi, kambing, kerbau, buaya, dan hewan lainnya dapat dijadikan sebagai bahan dasar kerajinan. Proses pembuatan bahan baku kulit cukup sederhana. Kulit hewan potong dicuci bersih terlebih dahulu, direntangkan, lalu dijemur langsung dengan sinar matahari hingga kering. Sesudah kering, kulit digosok untuk menghilangkan bulu dan kotoran dengan menggunakan pisau penyayat. Kemudian kulit dicuci bersih dan dijemur kembali. Setelah itu, kulit baru dapat dipergunakan.

Proses pengeringan seperti ini dinamakan proses menyamak kulit mentah yang biasanya dipergunakan untuk pembuatan wayang kulit, kipas, hiasan, aksesori busana tari, dan sebagainya.

Kerajinan berbahan alam dari kulit sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Kerajinan berbahan alam dari kulit

Namun, ada lagi proses kulit yang disamak yang dapat dijadikan benda kerajinan seperti tas, sepatu,  dan dompet. Teknik yang digunakan dalam membuat motif pada kerajinan wayang kulit adalah teknik pahat dan sungging. Namun, dikenal pula teknik lain untuk pembuatan kerajinan kulit seperti teknik rekat, jahit, tekan (press), dan teknik pahat.

Kerajinan dari bahan kulit buaya sudah lama diminati industri fashion dunia. Keunggulan kulitnya yang lebih keras dan tangguh menjadikan material kulit buaya banyak dicari untuk dijadikan beragam benda, seperti tas, ikat pinggang, sepatu, atau dompet.

Di Indonesia, rasanya harus menyebut Papua sebagai pulau dengan industri kerajinan dari kulit buaya yang ramai. Kota Merauke dan sekitarnya adalah salah satu sentra perajin kulit dari hewan reptil ini.

Ada dua jenis buaya yang kulitnya bisa digunakan sebagai material untuk benda kerajinan yaitu buaya air tawar dan buaya muara (air asin). Perbedaan di anatra keduanya, buaya air tawar, motifnya kurang menonjol dan ukurannya lebih pendek.

Kerajinan berbahan alam dari kulit buaya sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Kerajinan berbahan alam dari kulit buaya

Sedangkan buaya muara kulitnya punya struktur unik dan tegas. Jika diaplikasikan sebagai bahan dasar pembuatan tas maupun sepatu, hasilnya akan bagus.

G. Kerajinan Berbahan Alam Dari Logam

Perlu diketahui bahwa bahan buatan yang termasuk dalam kategori logam juga banyak macamnya, seperti: emas, perak, perunggu, aluminium, besi, dan kuningan. Daerah penghasil kerajinan emas terdapat di Kalimantan Selatan maupun Jawa. Kerajinan perak terdapat di daerah Yogyakarta, Sumatra Barat, dan Bali.

Bahan alam logam banyak dibuat sebagai perhiasan atau aksesori kemudian berkembang pula sebagai benda hias dan fungsional lainnya, seperti: gelas, teko, nampan, wadah serbaguna bahkan sampai piala sebagai simbol kejuaraan. Logam memiliki sifat keras sehingga dalam pengolahannya memerlukan teknik yang tidak mudah, seperti diolah dengan teknik bakar/pemanasan dan tempa.

Menengok industri kerajinan Logam Di Indramayu

Industri kerajinan logam di kabupaten Indramayu juga merupakan sebuah potensi yang cukup besar, dikarenakan keahlian yang sifatnya turun temurun dan ada hamper di setiap wilayah pedesaan di Idramayu.

Kerajinan berbahan alam dari logam produk Indramayu sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Kerajinan berbahan alam dari logam produk Indramayu

Industri ini tidak hanya memiliki nilai ekonomis, tetapi juga memiliki nilai budaya sehingga apabila dikembangkan dan dilestarikan tidak hanya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sja tetapi juga turut melestarikan budaya yang ada di Indramayu. Produk-produk kerajinan yang dihasilkan seperti asesoris atau hiasan berupa lampu gantung antik, lampu tembok, meja, kursi, mainan dan lain-lain, pemasarannya telah sampai ke kawasan Eropa. Saat ini industri kerajinan logam…..

Menengok Kerajinan Souvenir Miniatur Di Jogjakarta

Di bidang industri kerajinan logam untuk souvenir, Jogjakarta merupakan salah satu pusat pengembangan industri kerajinan logam yang terkenal baik di Indoneia maupun di Luar negeri. Berbagai produk kerajinan logam dihasilkan para perajin di kota jogja  mulai dari kerajinan perhiasan perak maupun  logam kuningan dan tembaga.

Miniatur Souvenir Produk Jogjakarta sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Miniatur Souvenir Produk Jogjakarta

Berbagai produk miniatur sepeda ontel, becak dan dokar. Salah satu produsen barang kerajinan logam miniatur sepeda ontel, becak dan dokar dari Yogyakarta adalah javabali craft yang berlokasi di daerah Condong catur.  Barang Kerajinan souvenir dari logam diantaranya seterikaan arang, bel dokar, lonceng, klontongan sapi/kerbau/kuda, berbagai peralatan rumah tangga seperti tempat lilin, asbak, tempat makan sirih dan lain-lain.

Selain produk tersebut Produk yang laku di pasaran adalah kerajinan logam dari tembaga miniatur sepeda ontel, becak dan dokar, miniatur tugu jogja, miniatur candi prambanan, miniatur candi borudur, miniatur bajaj, miniatur kereta kencana, minitur harley, miniatur pedti, miniatur kapal, miniatur wayang dari perak.

Saat ini ini Javabali craft rata-rata memproduksi miniatur sepeda, becak dan dokar sebanyak 400 unit per bulan, sedangkan untuk produk kerajinan cor logam kuningan rata-rata volume produksinya lebih banyak karena menggunakan mesin semi otomatis, yaitu sebanyak 600 unit berbagai item.

Berbagai produk kerajinan miniatur dari tembaga, kuningan, dan perak dari Javabali Craft selama ini telah dipasarkan ke berbagai daerah di tanah air, seperti di kota-kota besar di Jakarta, Bali, Batam dan Hongkong.

H. Kerajinan Berbahan Alam Dari Batu

Bumi Indonesia terhampar luas dengan ragam bebatuan yang berkilau dan beraneka warna. Turis mancanegara kagum dengan warna warni bebatuan Indonesia. Daerah Martapura, Kalimantan merupakan penghasil batu warna yang dinilai sangat unik,

Daerah Jogjakarta dan Jawa Tengah, banyak industri batu alam yang menyerap ribuan tenaga kerja dan pemasarannya bisa menembus negara-negara besar di dunia.

Contoh Kerajinan Batu Alam Produk Jogjakarta sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Contoh Kerajinan Batu Alam Produk Jogjakarta

Tulungagung menghasilkan batu marmer, Pacitan menghasilkan batu mulia beraneka ragam bentuk dan warna. Banyak daerah di Indonesia menjadikan bebatuan warna sebagai produk kerajinan seperti: aksesori pelengkap busana, juga sebagai penghias benda, penghias interior dan eksterior.

Teknik pengolahan batu warna sebagai produk kerajinan harus digerinda dahulu, kemudian dirangkai. Untuk interior dan eksterior, digunakan teknik pahat dan ukir.

Menengok Kerajinan Batu Marmer Di Tulungagung, Jawa Timur.

Batu marmer adalah salah satu hasil bumi unggulan yang terkenal dari Tulungagung, berbagai macam hasil kerajinan dari batu marmer ini sudah merambah pasar mancanegara, selain karena terkenal dengan pengerjaan yang baik dan keindahan dari batu marmer ini. Kerajinan marmer ini sudah ada sejak dahulu di tulungagung.

Pengerjaan batu marmer sebelumnya dikerjakan dengan cara tradisional, yang diketahui secara turun temurun, seiring dengan kemajuan zaman pengolahan dari marmer juga mengalami kemajuan, dengan menggunakan berbagai alat yang cukup modern hasil pengerjaannya pun juga semakin halus dan memiliki nilai lebih, batu marmer ini sekarang menjadi bentuk niaga baru di kota Tulungagung dengan berbagai pengolahannya.

Kerajinan Marmer Produk Tulungagung sebagai potensi  kerajinan berbahan alam di indonesia
Kerajinan Marmer Produk Tulungagung

Meskipun banyak sekali kerajinan di kota kecil ini, kerajinan dari batu marmer yang memiliki keindahan menjadikan dan keunikan telah menjadikan kerajinan ini sebagai komoditas unggulan kota tulungagung.

Di daerah Tulungagung khususnya daerah Campurdarat dan daerah sekitarnya, banyak terdapat perbukitan yang mengandung berbagai macam mineral antara lain batu marmer, dari sinilah sumber dari batu marmer di dapat, inilah salah satu sumber daya alam yang sangat potensial untuk dapat dimanfaatkan, mirip seperti halnya ladang minyak, marmer mendatangkan sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar.

Menengok Kerajinan Batu Onyx di Malang

Kerajinan Batu Onyx rupanya tidak hanya ada di Tulungagung saja, di Kabupaten Malang ternyata juga ada salah satu warga yang memproduksi dan juga menjual kerajinan batu onyx. Berada di sebelah kanan jalan dari Kota Malang menuju Kota Batu, tepatnya di Jalan Raya Sengkaling No.560 A Kabupaten Malang, terdapat sebuah rumah yang tepat di depan rumahnya terdapat tulisan Super Onyx.

Kerajinan Batu Onyx Malang sebagai potensi kerajinan berbahan alam di indonesia
Kerajinan Batu Onyx Malang

Di rumah milik Maryam ini, di dalamnya berisi berbagai bentuk kerajinan dari batu marmer dan juga batu onyx. Ia mengisahkan bahwa sudah memulai usaha kerajinan batu onyx ini sejak tahun 1988.

Maryam membeli batu onix dan batu marmer dari daerah Bawean, Bojonegoro dan juga Tulungagung. Dengan mempekerjakan 3 orang karyawan yang sudah ahli dalam bidang pembuatan kerajinan batu onyx, batu-batuan yang sudah dibeli Maryam kemudian diolah dan di ubah menjadi bentuk-bentuk yang unik seperti papan catur beserta bidak catur yang terbuat dari batu onyx, guci, vas bunga, meja, kursi, prasasti, vandel.

Demikian pembahasan tentang potensi kerajinan berbahan alam di Indonesia, semoga menambah wawasan kita. Jangan lewatkan pembahasan menarik yang lainnya :

Dan berbagai pembahasan menarik lainnya. Terimakasih atas kunjungan Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel