Contoh Seni Kriya Mancanegara Beserta Penjelasannya


Halo Kawan....senang berjumpa dengan Anda.  Kali ini kami hadirkan Contoh Seni Kriya Mancanegara Beserta Penjelasannya untuk menambah wawasan kitan Di sini hanya kami contohkan beberapa bentuk seni kriya mancanegara yang populer saja, diantaranya : Boneka Kokeshi dan Boneka Washi Dari Jepang, Matryoshka | Матрёшка dari Rusia, dan Klompen dari Belanda.

Okay Kawan, mari kita nikmati penjelasannya...

SENI KRIYA / KERAJINAN DARI JEPANG

Boneka Kokeshi Dari Jepang
Boneka Kokeshi adalah boneka dari kayu asal  Jepang  yang menjadi simbol ikonik Negeri Sakura ini. Pada boneka ini tersimpan sejarah di balik ekspresinya. Material utamanya dari kayu dn sudah ada ratusan tahun lalu. Ditemukan di daerah Tahuko.

Boneka ini mempunyai bentuk cukup unik, dimana kepalanya lebih besar daripada tubuhnya seperti permaianan di Nintendo. Berdasarkan laporan BBC, desainer nintendo "Shigeru Miyanoto" terinspirasi dari Kokeshi.

Boneka Kokeshi Dari Jepang sebagai contoh seni kriya mancanegara  beserta penjelasannya
Boneka Kokeshi Dari Jepang

Boneka ini sangat sederhana dengan bentuk lembut bercampur warna bold, tentu ada alasan mengapa boneka Kokeshi ini dibuat seperti itu. Pemandangan Tohuko dan cuaca dingin berperan penting atas dibuatnya boneka itu.

Berdasarkan informasi Kyuhoshi, boneka ini telah lahir dikarenakan iklim di Tohuko. Para pemotong kayu tidak bisa bekerja selama musim dingin dan menghabiskan waktu di musim panas.

Tetapi pengrajin membutuhkan uang sehingga mereka memulai untuk membuat boneka dan menjualnya ke orang-orang yang berkunjung saat musim dingin.

Tempat dibuatnya boneka ini memiliki makna tersendiri dari desainnya. Misalnya saka boneka Kokeshi yang dibuat di Tsugaru memiliki pattern Ainu di mana mewakili grup berbahaya di Jepang. Sementara di Naruko Onsen memiliki simbol kelahiran yang berarti anak menangis.

Kokeshi   Tradisional   mulai   dibuat   kira-kira   2 ratus   tahun   yang   lalu   pada pertengahan zaman Edo (1603-1867). Boneka yang mencerminkan kehidupan dan budaya lokal tersebut pertama kali dibuat di wilayah timur laut Jepang yaitu di Provinsi Tohoku.

Orang-orang yang berkecimpung di dunia pengrajin kayu disebut “kijishi” yang biasanya membuat peralatan rumah tangga dari kayu. Kemudian mereka mulai membuat boneka pada musim dingin untuk dijual kepada turis-turis yang mengunjungi onsen (pemandian air panas) di dekat desa mereka. 

Beberapa orang yang membeli boneka tersebut sebagai oleh-oleh membawa boneka tersebut ke daerah mereka masing-masing dan biasanya diwariskan ke anak-anak mereka. Mereka percaya bahwa boneka tersebut membawa keberuntungan dan dewa-dewa memberikan kebaikan bila anak-anak bermain dengan boneka tersebut.

Cara membuat boneka Kokeshi
Pembuatan boneka kokeshi baik yang tradisional maupun modern dilakukan secara manual.  Karena itu untuk membuat satu buah boneka  membutuhkan waktu yang tidak singkat. Ada 2 tahap pembuatan kokeshi tradisional. 

Tahap pertama
  • Pembuatan kepala. Bahan  dasar yang digunakan pada pembuatan kokeshi adalah kayu mizuki atau nashi,
  • Kayu tersebut ditancapkan pada roda pemutar, agar hasilnya halus dan rata. 
  • Setelah selesai barulah dilakukan pewarnaan rambut pada bagian atas kepala.


Tahap kedua
  • Yaitu  pembuatan badan boneka yang langkahnya hampir sama dengan tahap pertama. Pada bagian atas badan dilubangi dengan bor untuk menancapkan kepalanya..
  • Setelah itu semua permukaan dihaluskan dengan amplas dan dipernis dengan tokusa (sejenis rumput) agar tampak mengkilap kemudian dilakukan pewarnaan.
  • Bila kepala maupun badan boneka telah selesai dibuat  langkah selanjutnya adalah menyatukan keduanya.
  • Bagian inilah yang paling sulit dalam pembuatan kokeshi.
  • Bila sudah terpasang barulah dilakukan penyempurnaan dengan menggambar wajah.

Boneka Washi
Washi ningyo, atau sering disebut boneka washi, adalah boneka tradisional Jepang yang terbuat dari kertas washi. Boneka washi sudah menjadi bagian dari tradisi Jepang selama lebih dari tiga abad.

Washi atau wagami adalah Kertas  yang dibuat dengan metode tradisional di Jepang. Dibandingkan kertas produksi mesin, Serat  dalam washi lebih panjang sehingga washi bisa dibuat lebih tipis, namun tahan lama (tidak lekas lusuh atau robek).

Boneka Washi Temari
Temari adalah permainan tradisional Jepang. Kata Temari diambil dari Te yang berarti tangan dan Mari yang artinya bola. Permainan yang kental nuansa seni ini sudah populer di Jepang sejak 500 tahun yang lalu.

Bahan Boneka Washi Temari :
  1. Kertas washi bermotif
  2. Kertas mingei (washi polos)
  3. Karton putih
  4. Kertas krep hitam
  5. Kertas lipat merah
Boneka Washi Temari sebagai contoh seni kriya manca negara beserta penjelasannya
Boneka Washi Temari
Tambahan: Kain untuk bagian tubuh, lengan baju, dan bola-bola. Kain bisa menciptakan efekkedalaman pada boneka. Anda cukup mengelem kain pada karton.

Cara membuat Boneka Washi Temari : 
  1. Buat pola (gambar Temari pattern)
  2. Mulai melipat, menggunting, dan menempel
  3. Boneka washi Temari siap dijadikan suvenir cantik

SENI KRIYA / KERAJINAN DARI RUSIA
Matryoshka | Матрёшка. Matryoshka (bahasa Rusia: Матрёшка) adalah boneka kayu dengan bentuk dan corak khas Rusia. Biasanya   boneka   ini   dijadikan   buah   tangan   oleh   para pelancong   yang   sedang mengunjungi Rusia. Meski usia kerajinan matryoshka ini tidak setua hasil kerajinan khas Rusia lainnya, tapi bisa dikatakan matryoshka adalah benda seni yang sangat populer disamping hasil seni lain seperti ushanka, samovar, atau bahkan mungkin balalaika.

Penamaan "matryoshka" sendiri berasal dari kata Matryona, nama yang umum yang biasa digunakan untuk penamaan wanita Rusia. Dalam bahasa Rusia, nama seseorang biasanya memiliki bentuk "nama sayang". Dan "nama sayang" dari Matryona adalah Matryoshka. Jadilah boneka ini dinamakan matryoshka.

Untuk kualitas terbaik biasanya matryoshka dibuat dengan bahan dasar kayu dari pohon birch atau Linden. Uniknya, meski teknologi sudah canggih sampai saat ini pun matryoshka masih dibuat dengan tangan.

Cara pembuatan Matryoshka | Матрёшка
  • Pengrajin menggunakan beberapa alat, termasuk bubut berputar dan berbagai pisau ukir kayu dan pahat dengan berbagai bentuk dan panjang yang berbeda. Pengrajin  menyelesaikan pekerjaannya dengan menempatkan bagian atas boneka matryoshka pada setengah lebih rendah. Ini untuk mengencangkan lingkaran  di atasnya sehingga bagian boneka akan menutup rapat.
Alat untuk membuat Matryoshka | Матрёшка sebagai contoh seni kriya mancanegara
Alat untuk membuat Matryoshka | Матрёшка

  • Pembuatan Matryoshka dimulai dengan satu boneka yang terkecil, itu adalah bagian yang solid dan tidak dapat dipisahkan.  Bagian bawah boneka berikutnya (yang terkecil yang bisa diambil terpisah) dibuat terlebih dahulu. Bagian terakhir dari bagian bawah yang dibuat adalah cincin pada bagian bawah ke atas. Ketika cincin di bagian bawah selesai, bagian atas dari matryoshka dibuat dan inset untuk cincin diukir. Setiap boneka dibuat setidaknya 15 kali.
Tahap awal pengerjaan Matryoshka | Матрёшка sebagai seni kriya mancanegara
Tahap awal pengerjaan Matryoshka | Матрёшка

  • Meletakkan boneka kayu di mesin bubut dan agar ukuran mereka sesuai satu sama lain membutuhkan keterampilan, intuisi, dan pengalaman seorang tukang kayu master. Tidak ada pengukuran yang dibuat selama pembuatan satu set boneka.
Meletakkan boneka kayu di mesin bubut sebagai contoh seni kriya mancanegara
Meletakkan boneka kayu di mesin bubut

  • Agar boneka tetap terlihat putih seperti warna kayu murni. Kayu diminyaki untuk mempertahankan kelembaban dan mencegah retak dan  untuk menjaga agar awet dari waktu ke waktu. Kemudian  dibersihkan secara menyeluruh, dan dilapisi lem tepung di atas permukaan luar sebagai dasar untuk lukisan. Dasaran ini sangat hati-hati diterapkan untuk membuat permukaan yang halus dan untuk mencegah corengan.
  • Matryoshkas pertama dicat dengan kuas, bentuk cat air buram, tempera berkualitas tinggi (koloid berbasis cat seperti cat poster), minyak, dan cat lainnya (sama dengan yang digunakan oleh seniman di atas kanvas) yang digunakan untuk mewarnai boneka.
Matryoshkas pertama dicat dengan kuas sebagai contoh seni kriya mancanegara
Matryoshkas pertama dicat dengan kuas
  • Cat air juga digunakan, tetapi boneka cat air lebih langka dan mahal karena pelukisan kayu adalah teknik yang sulit. Para pelukis adalah seniman sejati yang mengetahui karakter kayu, tradisi matryoshka dan mainan kayu lainnya, dan kostum nasional dan cerita rakyat, serta kekuatan mereka sendiri artistik individu.

SENI  KRIYA /  KERAJINAN DARI BELANDA
Klompen
Secara historis, sepatu kayu itu sudah dikenal di Belanda sejak tahun 1270 M. Sepatu kayu tersebut tidak saja populer di Belanda tetapi dalam abad pertengahan juga banyak dipakai oleh para petani dan buruh di negara Eropa lainnya.

Variasi dari sepatu kayu tadi adalah trippe atau terompa kayu dalam bahasa kita, yakni sandal kayu yang memiliki tali dari kulit. Di kawasan Vlaams (Belgia bagian utara yang berbatasan dengan selatan Belanda), istilah klompen itu merujuk pada sepatu kayu bagi wanita, sedangkan untuk pria, sepatu tersebut dinamai holleblokken

Proses pembuatan Klompen
  • Pembuatannya menggunakan sepotong kayu poplar yang kemudian dipahat dengan menggunakan pisau pemotong untuk membentuk bagian luarnya.
Mepahat dengan menggunakan pisau pemotong untuk membentuk bagian luarnya sebagai contoh seni kriya mancanegara
Mepahat dengan menggunakan pisau pemotong untuk membentuk bagian luarnya

  • Jika sudah selesai, barulah dibentuk lubang dengan cara mencungkil bagian tengahnya untuk membuat bagian dalam sepatu.
Mencungkil bagian tengahnya untuk membuat bagian dalam sepatu sebagai contoh seni kriya mancanegara
Mencungkil bagian tengahnya untuk membuat bagian dalam sepatu

  • Jika telah selesai maka tinggal melukis sepatu kayu tersebut.

    Melukis sepatu kayu sebagai  contoh seni kriya mancanegara
    Melukis sepatu kayu
    Demikian  pembahasan singkat tentang Contoh Seni Kriya Mancanegara Beserta Penjelasannya,  semoga menambah wawasan  Anda. Silakan mengunjungi pembahasan menarik yang lainnya...
    • Keramik merupakan suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran yang pada umumnya terbuat dari tanah liat, kwarsa, feldsfar, dan serbuk kaca. Sifat keramik ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimia dan mineral bawaannya. Di Nusantara cukup banyak  daerah penghasil kerajinan keramik yang mendunia. Simak penjelasannya pada Artikel Ini.
    •  Negara Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah. Kekayaan alam ini menghasilkan banyak bahan alam yang sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai produk kerajinan. Kerajinan Indonesia telah dikenal luas di mancanegara dengan bentuk yang sangat beragam, kreatif, inovatif, dan selalu berkembang mengikuti kebutuhan dan perkembangan teknologi. Oleh sebab itu, Indonesia dikenal sebagai negara eksportir kerajinan yang dibuat dengan proses yang lebih mengandalkan keterampilan tangan bukan hanya mesin. Jangan lewatkan pembahasannya Di Sini.
    Dan masih banyak lagi artikel unik dan menarik lainnya pada Blog ini. Bagikan ke teman-teman tercinta jika bermanfaat. Terimakasih atas kunjungan Anda.

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel