Seni Kerajinan Ukir Kayu

Seni Kerajinan Ukir Kayu adalah contoh karya kerajinan yang menggunakan bahan keras dari kayu yang dikerjakan atau dibentuk menggunakan pahat ukir dan alat penunjang lainya.

Kerajinan adalah jenis kesenian yang menghasilkan berbagai macam perabot, hiasan atau barang-barang yang artistik.

Teknik ukir adalah teknik pembuatan hiasan yang menggunakan alat berupa tatah / pahat ukir.

Seni Ukir merupakan gubahan dari bentuk-bentuk visual yang dalam pengolahannya mempunyai sifat kruwikan ( Jawa ) dengan susunan yang harmonis, sehingga memikiki nilai estetis. Adapun bentuk-bentuk gubahan tersebut merupakan stilisasi dari bentuk alam yang meliputi tumbuh-tumbuhan, binatang, awan, air, manusia, dan sebagainya.

Seni Kerajinan Ukir Kayu sebagai cotoh karya kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu
Seni Kerajinan Ukir Kayu

Kayu yang biasa digunakan adalah : kayu jati , kayu mahoni , waru , sawo , nangka dan lain-lain.

Peralatan pokok yang digunakan untuk membuat kerajinan ukir kayu adalah pahat yang terdiri beberapa jenis antara lain :
  1. Pahat Kuku, pahat ini berjumlah sekitar 20 batang dengan berbagai ukuran, pahat ini digunakan untuk memahat bagian-bagian yang melengkung.
  2. Pahat lurus (Pengancap) berjumlah sekitar 10 batang dengan berbagai ukuran, pahat ini digunakan untuk memahat bagian yang lurus.
  3. Pahat Col/penatar berjumlah 4 batang, digunakan untuk meratakan bagian dasar ukiran yang mencorok kedalam yang tidak dapat dijangkau oleh pahat lurus.
  4. Pahat setengah lingkaran berjumlah 3 batang berbagai ukuran, digunakan untuk memahat bagian motif lengkung dan mencorok kedalam yang tidak dapat dijangkau oleh pahat kuku.
  5. Pahat miring 2 batang, digunakan untuk meraut dan memahat pada bagian- bagian sudut.

Sedangkan alat penunjang yang diperlukan antara lain:
  1. Palu kayu : kayu yang baik untuk bahan palu adalah kayu-kayu yang berat seperti kayu asam, kayu jambu, dan kayu cemara, diusahakan dari serat kayu terpilin agar tidak mudah pecah.batu asah.
  2. Sikat ijuk : digunakan untuk membersihkan ukiran dari kotoran bekas pahatan dan menghilangkan debu yang melekat pada ukiran.
  3. Alat-alat gambar : digunakan untuk membuat desain baik desain pokok maupun desain motif, jenis peralatan tersebut adalah pensil, spidol, penggaris, karet penghapus, jangka, routring, dan lain-lain.
  4. Alat-alat pertukangan seperti gergaji, schaap, meteran, kapak, siku-siku, dan lain-lain.
  5. Batu asah : untuk menajamkan peralatan baik pahat atau paralatan lainnya. Batu asah ada dua jenis yaitu batu asah kasar untuk memperbaiki mata pahat yang rusak mempercepat pengasahan, dan batu asah halus, untuk menyempurnakan ketajaman pahat.
Keunggulan karya kerajinan ukir kayu adalah pada motif hias sebagai kekayaan kreasi bangsa Indonesia perlu kita syukuri sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa .



Seni ukir yang cukup terkenal di indonesia adalah seni ukir dari Jepara. Bahkan, ciri khas ukiran gaya Jepara yang terdapat di setiap mebel dari Jepara dan lebih unggul dari kualitas seni dengan yang dibuat oleh negara-negara lain seperti Vietnam.

Ornamen ukiran Jepara yang diterapkan pada mebel memberikan nilai tambah.
Ornamen ukiran Jepara

Ornamen – ornamen ukiran Jepara yang diterapkan pada mebel memberikan nilai tambah sehingga mebel Indonesia dapat bersaing di pasar internasional. Tetapi ada juga seni ukir dan mebel yang terkenal di kota Klaten, yaitu di dukuh Nambangan rt 07/3 Serenan, Juwiring, Klaten.

Teknik ukir sudah dikenal sejak zaman batu muda . Banyak peralatan yang dibuat dari batu seperti perkakas rumah tangga yang terbuat dari kayu . Benda tersebut diberi ukiran bermotif geometris , seperti tumpal , lingkaran , garis , swastika , zig-zag , dan segitiga.

Umumnya ukiran tersebut selain sebagai hiasan juga mengandung makna simbolis dan religius . Ada beberapa jenis ukiran yaitu : ukiran tembus ( krawangan) ukiran rendah , ukiran tinggi (timbul) dan ukiran utuh.

Demikian sekilas pembahasan tentang Seni Kerajinan Ukir Kayu, semoga bermanfaat. Jangan lewatkan  pembahasan menarik yang lainnya....

  • Kerajinan Tangan Daerah Jawa Barat sebenarnya cukup banyak jenisnya, diantaranya: Batik Cirebon, Wayang Golek, Anyaman Bambu, Seni ukir, Seni Topeng, dan Batik Majalengka. Simak selengkapnya pada Artikel Ini.
  • Negara Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah. Kekayaan alam ini menghasilkan banyak bahan alam yang sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai produk kerajinan. Kerajinan Indonesia telah dikenal luas di mancanegara dengan bentuk yang sangat beragam, kreatif, inovatif, dan selalu berkembang mengikuti kebutuhan dan perkembangan teknologi. Oleh sebab itu, Indonesia dikenal sebagai negara eksportir kerajinan yang dibuat dengan proses yang lebih mengandalkan keterampilan tangan bukan hanya mesin. Kami bahas selengkapnya Di Sini.

Dan berbagai pembahasan menari dan unik lainnya. Terimakasih atas kunjungan Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel