Finger Painting Untuk Anak Usia Dini

Finger painting merupakan seni melukis dengan jari. Kegiatan finger painting sangat cocok dikenalkan pada anak usia dini. Permainan ini bisa melatih motorik dan kreatifitas anak. Tidak ada teknik khusus dalam finger painting karena kegiatan ini merupakan cara ekplorasi dan ekspresi diri atas rasa estetika. Cukup menggunakan jari tangan sebagai media dalam melukis.

Bermain dengan finger painting sangat disukai anak-anak, karena anak-anak suka warna. Mereka akan melakukan eksplorasi pada warna. Ini untuk melatih motorik anak. Finger painting merupakan cara awal melukis menggunakan alat lukis yang lain.

Yang perlu diingat dalam finger painting, gunakan pewarna yang aman. Bisa menggunakan pewarna makanan. Pembuatan lukisan dengan finger painting bebas layaknya seorang pelukis bisa melukis objek apa saja. Berbagai bentuk objek dapat diwujudkan dengan finger painting.

Pewarnaan finger painting terdapat dua cara:
  1. Menyiapkan warna-warni dari warna khusus yang ingin kita gunakan seperti: jingga ungu, hijau
  2. Menyiapkan warna-warna asli yaitu merah, kuning, biru, putih, hitam
Pada anak usia dini, lebih baik disiapkan warna-warna utama yaitu pada pewarnaan yang kedua karena mereka akan belajar sendiri mengenai warna dan dapat bereksplorasi sendiri. Anak akan mengetahui sendiri jika warna-warna tadi tercampur akan menghasilkan warna apa. Anak-anak akan belajar sendiri dari pengalamannya.

Adapun manfaat finger painting bagi tumbuh kembang anak antara lain :
1.Melatih motorik halus pada anak yang melibatkan otot-oto kecil dan kematangan syaraf,karena pada ujung ujung jari anak terdapat sensor yang berhubungan dengan otak. Dengan finger painting ujung-ujung jari anak akn banyak bergerak dan bergesekan denga cat dan media lukisnya.

2. Sebagai media ekspresi emosi anak,anak akan menuangkan ekspresi jiwanya dengan warna warna yang sesuai dengan kondisi emosionalnya (ini bila anak diberi kesempatan melukis secara bebas,tidak ditentukan motif dan warnanya )

3.Mengenalkan anak pada konsep warna primer,lebih jauh lagi memberi kesempatan pada anak untuk bereksperiment tentang pencampuran warna sehingga menghasilkan warna sekunder.

4.Mengembangkan dan mengenalkan estetika anak tentang keindahan warna dan bentuk.

5.Meningkatakan daya imajinasi dan kreatifitas anak.

6.Mengurangi sifat hiperaktifitas pada anak penderita autis dan hiperaktif.

7.Meningkatkan koordinasi mata dan tangan

8.Membantu anak untuk lebih rileks di sela-sela aktifitas yang padat.

Finger painting merupakan cara awal dalam belajar melukis. Yang perlu diingat dalam finger painting, sebaiknya gunakan pewarna yang aman. Misalnya, menggunakan pewarna makanan. 

Berikut, adalah tip saat mengajarkan Si Kecil finger painting.
1. Sebaiknya bermain finger painting menggunakna kertas putih yang agak tebal dan halus sehingga warna bisa menyebar dengan merata.

2. Menyiapkan warna yang akan digunakan seperti,  ungu, hijau, merah, kuning, biru, putih, dan hitam.

3. Biarkan ia bermain dengan aneka warna, dan mengetahui dengan sendirinya jika warna-warna yang dicampur akan menghasilkan warna yang berbeda.

4. Pewarnaan latar belakang dimulai dari warna terang dahulu selanjutnya warna yang lebih gelap dan semakin gelap. Dan, sebaliknya untuk melukis objek bisa dimulai dari warna yang gelap lalu ke warna yang makin terang.

Adapun manfaat finger painting bagi tumbuh kembang Anak Usia Dini antara lain :
1. Membantu meningkatkan perkembangan Personal,sosial, emosional dan bahasa anak.
Anak dapat berkreasi dengan finger paint, sehingga dapat mempengaruhi rasa percaya dirinya, kepuasan pribadinya.

Kegiatan ini membuat anak lebih rileks dan menyenangkan. Jika anak mewarnai bersama teman-temannya, maka proses ini dapat menjembatani komunikasi anak yang satu dengan anak yang lain. Anak akan berdiskusi mengenai apa yang mereka gambar, mereka akan mulai saling bertanya.

2. Membantu perkembangan Fisik
Proes mewarnai dnegan jari akan meningkatkan kemampuan koordinasi mata dan tangan serta spatial awarness. Finger painting juga mengembangkan kemampuan motorik halus dan kasar tergantung area pengerjaannya.

3.  Salah satu kegiatan mengenalkan sains dan seni
Melalui finger painting anak akan belajar bagaimana cara mengekspresikan dirinya, ide-ide dalam pikirannya dan emosinya. Anak bisa belajar mengenal tekstur warna dan bentuk. Mereka akan belajar menguji coba kombinasi warna mbaru melalui pencampuran-pencampuran.

4. Melatih motorik halus. Dengan finger painting ujung-ujung jari akan banyak bergerak dan bergesekan dengan cat dan media lukis lainnya.

5. Sebagai media ekspresi. Emosi anak saat melukis akan terlihat dari warna yang digunakan dan apa yang sedang ia gambar.

6. Mengenalkan  konsep warna.  Si Kecil akan bereksperimen tentang pencampuran warna sehingga menghasilkan warna sekunder.

7. Meningkatakan daya imajinasi dan kreatifitas anak.

8. Mengurangi sifat hiperaktifitas pada anak penderita autis dan hiperaktif.

9. Meningkatkan koordinasi mata dan tangan.

Berikut ini beberapa ide kreatif finger painting untuk Anak Usia Dini :

Mencetak dengan daun sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Mencetak dengan daun

Dengan kumpulan pensil yang disatukan untuk stamp sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Dengan kumpulan pensil yang disatukan untuk stamp

Membuat cetakan dari kertas bekas tisu gulung sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Membuat cetakan dari kertas bekas tisu gulung

Membuat pelangi dnegna jalur trek sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Membuat pelangi dengan jalur trek

Menggunakan es untuk melukis sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Menggunakan es untuk melukis

Menggunakan kulit kacang sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Menggunakan kulit kacang

Menggunakan pantat botol sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Menggunakan pantat botol

Menggunakan penggiling adonan sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Menggunakan penggiling adonan

Menggunakan pipet untuk membuat lukisan abstark sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Menggunakan pipet untuk membuat lukisan abstark

Menggunkan spon untuk melukis sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Menggunkan spon untuk melukis

Mewarnai menggunakan sisir sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Mewarnai menggunakan sisir

Membuat bunga dari tangan sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Membuat bunga dari tangan

Menggumakan sedotan yang dipotong sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Menggumakan sedotan yang dipotong

Menggunakan ujung sayuran seperti sawi atau celery sebagai Finger Painting Untuk Anak Usia Dini
Menggunakan ujung sayuran seperti sawi atau celery

Demikian pembahasan tentang Finger Painting Untuk Anak Usia Dini, semoga bermanfaat.

Silakan menyimak pembahasan atau tutorial menggambar untuk anak yang lainnya....
Juga pembahasan asyik lainnya. Terimakasih atas kunjunan Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel