Syarat, Kode Etik Dan Tips Menjadi Konselor Anak Usia Dini Di Lembaga PAUD

Bimbingan dan konseling yang diselenggarakan secara non professional, bukan berarti boleh dilakukan secara sembarangan, sebab kemampuan membimbing anak didik memerlukan syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi. Jika syarat tidak dipenuhi, maka bimbingan akan berjalan  tanpa arah dan tujuan.

Akibatnya perilaku bermasalah pada anak-anak tidak akan terdeteksi sejak dini, sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan antisipasi.

Syarat Menjadi Konselor Anak Usia Dini Di PAUD

Apa saja syarat-syarat bagi konselor atau guru BK di lembaga PAUD itu ? Berikut ini akan dikemukakan beberapa syarat Menjadi Konselor Anak Usia Dini Di PAUD.......

1. Memiliki Pengetahuan dan Pengalaman di Bidang Konseling
Seorang konselor atau guru BK di lembaga PAUD harus mempunyai pengetahuan yang cukup luas, baik dari segi teoritik maupun praktik. Konselor PAUD tidak hanya memiliki teori yang tinggi tetapi perlu diterapkan pada peserta didik.

2. Bersikap Bijaksana
Disamping kapasitas keilmuan, konselor harus memiliki kemampuan yang bijaksana. Jika konselor ini salah penanganan, maka akan berpengaruh terhadap perkembangan psikologis anak.

3. Sehat Jasmani dan Rohani
Kesehatan akan mempengaruhi kemampuan konselor. Jika tidak demikian mustahil konselor dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

4. Memiliki Empati dan Kasih Sayang Kepada Anak Didiknya
Salah satu syarat keberhasilan bimbingan dan konseling adalah terciptanya hubungan yang hangat antara pendidik dengan anak didiknya, untuk menciptakan hubunngan perlu empati dan kasih sayang.

5. Mempunyai Kekayaan Inisiatif
Dalam menghadapi masalah pada anak didik, bimbingan dan konseling harus dilakukan sesuai dengan kepribadian masing- masing anak didik. Inilah yang disebut dengan kekayaan inisiatif dalam memberikan konseling.

6. Simpati, Supel, Sopan, dan Santun
Sifat ini bermanfaat untuk menarik simpati anak-anak agar merasa nyaman dan dekat dengan gurunya. Jika demikian tanpa diminta peserta didik akan mengungkapkan keluh kesahnya. Pada saat itulah pintu keberhasilan dalam membimbing terbuka lebar.

7. Memiliki Kode Etik
Konselor di Lembaga PAUD harus memegang kode etik sebagai konselor Anak Usia Dini diLembaga PAUD.

Ilustrasi Suasana Belajar Anak Usia Dini Di Lembaga PAUD sebagai penjelasan Syarat, Kode Etik Dan Tips Menjadi Konselor Anak Usia Dini Di Lembaga PAUD
Ilustrasi Suasana Belajar Anak Usia Dini Di Lembaga PAUD

Kode Etik Konselor Anak Usia Dini Di PAUD
Kode etik adalah seperangkat peraturan atau ketentuan yang harus ditaati. Dengan memiliki kode etik bimbingan dan konseling dapat berjalan dengan baik terutama di tingkat PAUD. Tujuannya agar bisa memperlancar serta mempermudah proses bimbingan dan konseling tanpa menimbulkan efek negatif.

Berikut ini adalah beberapa kode etik yang dimaksud.

  1. Konselor harus memegang teguh prinsip-prinsip bimbingan dan konseling.
  2. Konselor bias membatasi diri dari hal yang negatif.
  3. Konselor harus bisa menjaga rahasia peserta didik .
  4. Konselor harus bisa menaruh rasa kasih sayang, sopan, santun pada peserta didik.
  5. Konselor tidak boleh membedakan peserta didik.
  6. Konselor tidak boleh menerima informasi yang kurang jelas.
  7. Konselor tidak boleh menggunakan instrument yang membahayakan peserta didik.
  8. Konselor tidak boleh melakukan tindakan yang tanpa disetujui orang tua peserta didik.
  9. Konselor harus bertanggung jawab. Semua konselor saling menguatkan dan mempengaruhi tidak dapat dipisahkan.
  10. Konselor atau guru BK tidak boleh melimpahkan klien atau anak didik kepada guru BK yang lain tanpa sepengetahuan dan persetujuan anak didik dan orang tuanya.
  11. Konselor atau guru BK harus menyadari akan tanggung jawabnya yang tidak ringan,karena menyangkut masa depan. karakter anak dan berusaha semaksimal mungkin dalam melakukan tugasnya.
Guru PAUD Yang Berhak Memberikan Bimbingan & Konseling
Guru PAUD adalah konselor bagi anak didiknya. Menurut Bimo Walgito, ada dua model pengangkatan guru bimbingan dan konseling disekolah.

  1. Bimbingan dan konseling dipilih oleh ahlinya.
  2. Bimbingan dan konseling diangkat oleh kalangan guru.
a. Konselor atau bimbingan konseling diangkat di luar tenaga ahli konseling. Kelebihannya,

  1. Guru konseling memusatkan perhatiannya pada problemmatika.
  2. Guru konseling dapat menyentuh seluruh lapisan anak didik.
  3. Guru konseling harus bisa memberikan kesempatan kepada anak didik untuk menyampaikan masalahnya.

Kelemahannya,

  1. Konselor harus bisa menjalin hubungan yang baik dengan anak didik.
  2. Konselor harus bisa memiliki sikap bijaksana.
  3. Konselor harus bisa menyelesaikan masalah yang terjadi pada anak didik.

b. Konselor dan guru bimbingan konseling diangkat dari dalam atau wali kelas. Kelebihannya,

  1. Konselor dapat lebih mengenal mengenal anak didik.
  2. Konselor bersifat lebih fleksibel, rileks, santai, dan selalu siap.
  3. Kebutuhan konselor atau guru BK di Lembaga PAUD selalu terpenuhi dan tidak pernah kekurangan, sebab dalam setiap kelas pasti ada guru BK tersendiri.

Kelemahannya,

  1. Memiliki sikap yang disegani anak didik.
  2. Ada kemungkinan terjadi ketidakadilan terhadap anak didik.
  3. Sering terjadi simpang siur ketika memberi bimbingan dan pengajaran.

Tips Menjadi Konselor Anak Usia Dini Di PAUD
Untuk mengatasi pErilaku bermasalah anak-anak di lembaga PAUD, ada tips sederhana untuk menjadi konselor. Lebih banyak memaparkan berbagai persyaratan secara formal administratif bukan persyaratan yang bersifat prinsipil.

Ada 3 prinsip umum yang harus dimiliki oleh para konselor di Lembaga PAUD, jika prinsip ini terdapat pada guru dan konselor anak-anak PAUD kemungkinan besar konseling akan berjalan dengan baik dan tujuannya pun dapat tercapai sesuai dengan harapan.

1. Menawan hati
Kemampuan guru dan orang tua dalam “memikat” perasaan atau emosi anak khususnya yang sedang bermasalah.

2. Tenang dalam menghadapi persoalan
Tenang dalam menghadapi persoalan anak, peratakan, tenang dan menawan hati serta mampu membuat anak yang bermalah menaruh kepercayaan besar pada gurunya.

3. Mampu berempati secara mendalam
Konselor Anak Usia Dini di PAUD tidak harus terlarut dalam masalah anak, konselor harus mampu menghayati masalah yang dikemukakan anak kedalam perasaannya. Sehingga konselor mampu merasakan apa yang dirasakan anak didiknya.

Kesimpulan:
Orang tua dan guru sebagai konselor anak-anak di Lembaga PAUD sangat berpengaruh terhadap psikologis perkembangan anak. Konselor juga dapat membantu terbentuknya kepribadian anak didik, yang mengarah kepada hal yang positif. Oleh karena itu perlu memperhatikan syarat, kode etik dan tips menjadi konselor.

Demikian pembahasan tentang Syarat, Kode Etik Dan Tips Menjadi Konselor Anak Usia Dini Di Lembaga PAUD, semoga bermanfaat.

Jangan lewatkan pembahasan menarik yang lainnya,

Juga pembahasan bermanfaat lainnya. Terimakasih atas kehadiran Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel