Mengetahui Susunan & Ukuran Tubuh Manusia Sebagai Dasar Desain Busana

Bentuk tubuh manusia tidak ada yang persis sama. Manusia adalah salah satu ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Begitu banyaknya manusia di dunia ini, tetapi tidak ada satupun manusia yang persis sama walaupun kembar siam atau kembar identik. Masing-masing manusia ada kelebihan dan ada pula kekurangannya.

Dengan segala kelebihan dan kekurangan tersebut, setiap orang ingin tampil dengan percaya diri yang tinggi, ingin tampil menarik, ingin dihargai, ingin dihormati dan lain-lain. Untuk mencapai hal tersebut banyak hal yang dapat dilakukan seperti: mempercantik diri dengan melakukan perawatan ke salon kecantikan, meningkatkan kwalitas hidup dengan cara mencari penghasilan yang lebih banyak lagi, memperbaiki penampilan dengan cara berbusana yang lebih pantas, lebih bagus, enak dan nyaman di pakai, berkualitas, yang berkelas dan sebagainya.

Secara umum untuk bisa tampil menarik dan percaya diri, diawali dengan tampilan dari busana yang kita pakai. Tidak ada gunanya harga busana yang mahal kalau busana tersebut tidak pas di badan atau tidak nyaman dipakai atau tidak sesuai dengan ukuran atau tidak sesuai desainnya dengan bentuk tubuh.

Banyak orang yang telah membeli busana jadi yang bagus dan mahal, tapi setelah dipakai tidak sedikit orang yang kecewa karena tidak nyaman dan tidak enak dipakai, sehingga uang yang dikeluarkan sudah begitu banyak menjadi sisa-sia dan tidak berguna, karena busana yang dibeli tidak jadi dipakai atau jarang dipakai.

Untuk menghindari hal tersebut kita perlu mempelajari bagaimana  bentuk dan tipe tubuh kita, kita perlu mengenal ukuran tubuh kita, agar kita bisa memilih busana siap pakai yang akan kita beli sesuai dengan apa yang kita inginkan yaitu enak dan nyaman dipakai. Atau sebaiknya tidak  membeli busana yang sudah siap pakai, tapi membeli bahan yang disukai dan membuat busana sesuai dengan desain yang diinginkan.

Agar terhindar dari  salah pilih salah ukuran, salah pilih desain dan lain-lain. Berikut ini adalah pembelajaran yang akan membahas tentang bagaimana kita mengenal tubuh kita sendiri dan juga tubuh orang lain. Agar kita bisa menentukan dan memilih busana yang akan kita pakai atau agar kita bisa membuat pola sesuai dengan bentuk tubuhmodel. Untuk dapat mengenal bentuk tubuh, tentunya kita harus belajar bentuk dan susunan tubuh manusia.

Ilmu yang mempelajari tentang bentuk dan susunan tubuh manusia disebut dengan Anatomi. Anatomi dalam ilmu kedokteran berarti Urai. Maksunya adalah ilmu yang mempelajari susunan tubuh manusia secara terurai/rinci, mulai dari ujung rambut sampai ke ujung kaki. Antara lain adalah:
  1. Susunan, bentuk, ukuran, dan perbandingan panjang maupun besar bagian tubuh.
  2. Bagian-bagian tubuh dan letaknya.
  3. Tulang,  persendian, syaraf dan otot.
  4. Rongga tubuh dan isinya.
  5. Kulit, kelenjar, rambut dan kuku.

Rincian dari anatomi di atas, khusus untuk keperluan pembuatan pola atau yang menjadi dasar dalam pembuatan pola yang akan dibahas hanyalah tentang “Bentuk, Ukuran, dan perbandingan panjang maupun besar bagian tubuh. Jadi susunan Tubuh manusia yang dimaksud pada tema ini tidak membahas atau mendalami tentang anatomi secara detail, tetapi pembahasan ini hanya menjelaskan macam-macam tampilan fisik manusia secara apa adanya yang dilihat secara tampilan bagian luarnya saja, untuk kepentingan pembuatan pola dan pada akhirnya untuk keperluan pembuatan busana. 

Pembuatan pola busana apabila tidak didasari oleh pengetahuan tentang bentuk dan susunan tubuh manusia, besar kemungkinan hasilnya tidak maksimal. Semua orang menginginkan atau mengharapkan mempunyai busana yang nyaman dan enak dipakai, sehingga busana tersebut mampu membuat si pemakai kelihatan tambah cantik dan menarik.

Untuk mendapatkan busana yang sesuai dengan ukuran dan bentuk, maka pembuatan pola busana haruslah diawali dengan mempelajari bentuk tubuh orang yang akan memakai busana tersebut. Jadi tujuan mempelajari bentuk dan susunan tubuh manusia adalah agar dapat diketahui kelebihan dan kekurangan yang ada pada tubuh kita yang pada akhirnya busana yang dibuat dapat menampilkan busana yang mampu meminimalisir kekurangan dan menonjolkan kelebihan serta sesuai dengan bentuk tubuh pemakai.

Secara umum susunan tubuh manusia dapat dilihat pada gambar kerangka tubuh manusia seperti gambar berikut ini:

Susunan Tubuh Manusia
Susunan Tubuh Manusia
Dari gambar rangka tubuh di atas dapat di lihat bahwa ada macam-macam persendian dan bagian tubuh yang mempengaruhi gerak. Tubuh dapat digerakkan dengan berbagai gaya dan sikap karena adanya persendian. Dengan adanya persendian, perlu dipikirkan agar dalam pembuatan pola busana tidak mengganggu gerak tubuh. Oleh karena itu pada bagian persendian tertentu, perlu diberi kelonggaran pada pakaian. Sebagai contoh, kita tidak dapat membuat pola busana yang ketat atau pas pada siku, lutut, kerung lengan dan lain-lain.

Persendian dan bagian tubuh tersebut adalah:
a) Sendi pelana, yaitu persendian pada leher yang dapat berputar ke segala arah.
b) Sendi Peluru.
  1. persendian yang terdapat pada antara lengan dan bahu.
  2. persendian yang terdapat antara pinggul dan paha.
c) Sendi Engsel
  1. Persendian siku.
  2. Persendian lutut.
d) Persendian pada pergelangan dan jari.

Guna kerangka:
  • Menahan seluruh bagian-bagian badan supaya tegak kokoh.
  • Melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung dan paru-paru.
  • Tempat melekatnya otot-otot dan untuk pergerakan tubuh denganperantaraan otot.
  • Tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah.
  • Memberikan bentuk pada bangunan tubuh.

Kerangka tubuh manusia disempurnakan dengan adanya otot-otot yang menentukan bentuk tubuh manusia dengan memberikannya volume dan bentuk. Dengan adanya otot tujuannya adalah untuk memerintahkan dan mengkoordinasikan gerakan. Kita hanya akan mempelajari otot-otot bergerak bagian luar yang menentukan volume tubuh  dari segi artistik.

Kita perlu mengetahui fungsi setiap otot dalam tiap gerakan, agar bisa mendapat pandangan yang sempurna dari tubuh manusia, dalam pose apapun yang kita ingin lihat. Kulit adalah lapisan jaringan yang terdapat pada bagian luar menutupi dan melindungi permukaan tubuh, yang berhubungan dengan selaput lendir yang melapisi rongga-rongga, lubang-lubang yang masuk pada permukaan kulit dan bermuara pada kelenjar keringat.

Tubuh manusia terdiri lebih dari 200 tulang yang saling kait mengait. akan tetapi yang dibahas dalam bahan ajar ini adalah yang mempengaruhi gerakan tubuh manusia di dalam persiapan pembuatan busana, khususnya dalam pembuatan pola busana. Tulang diisi oleh otot dan darah. Kesemuanya ini membentuk jaringan sehingga ada bagian-bagian tubuh yang mampu bergerak dengan lues. Dalam ilmu anatomi tubuh manusia, semua tulang yang ada pada rangka tubuh, mempunyai fungsi dan nama atau istilah masing-masing.

Kita tidak membahas fungsi dari masing-masing tulang tersebut tapi kita cukup mempelajari nama-nama atau istilah yang biasa digunakan dalam anatomi tubuh khusus yang ada kaitannya dalam pembuatan busana. Nama dan istilah anatomi tersebut adalah sebagaimana terlihat pada gambar berikut ini....

Struktur Tubuh Manusia Bagian Muka
Struktur Tubuh Manusia Bagian Muka
StruKtur Tubuh Manusia Bagian Belakang
StruKtur Tubuh Manusia Bagian Belakang
Apabila diperhatikan rangka tubuh di atas, betapa luar biasanya dan betapa sempurnanya cipta Tuhan, Tulang punggung atau tulang belakang sampai pada pinggang disusun sedemikian rupa, sehingga dengan susunan yang sempurna ini mampu membuat tubuh kita bergerak memutar ke kiri, ke kanan, ke muka, membungkuk dan lain-lain. Takkan pernah ada manusia yang mampu melakukan pekerjaan sehebat dan sesempurna pekerjaan Tuhan.

Perhatikan setiap engsel yang ada pada leher, lengan, lutut, siku, pergelangan tangan dan kaki serta yang lainnya, semua berfungsi dengan sempurna untuk bisa digerakkan ke segala arah. Nikmat Tuhan yang mana lagi yang tidak kita syukuri? Berikut ini mari kita pelajari istilah istilah dari anatomi tersebut.

Apabila kerangka tubuh di atas dibalut oleh otot atau daging dan kulit, maka bentuknya akan menjadi sebagaimana terlihat pada gambar dibawah ini....

Rangka yang sudah dibalut otot/daging dan kulit
Rangka yang sudah dibalut otot/daging dan kulit
Dari gambar rangka tubuh manusia di atas dapat dilihat tentang susunan tubuh yang terdiri dari kepala, badan bagian atas, pinggul, tangan dan kaki, masing-masing mempunyai ukuran dan bentuk tertentu, tetapi merupakan satu kesatuan yang utuh dan sempurna. Betapa hebatnya Tuhan, yang telah
menciptakan manusia dengan sempurna. Tuhan maha kuasa, Maha pencipta, Maha menguasai dan maha tinggi IlmuNYA.

Alangkah beruntungnya kita yang telah diciptakan dengan lengkap dan sempurna. Bagaimana dengan saudara kita yang atas kehendak Allah juga mereka dilahirkan dengan tidak sempurna, seperti tangan yang cacat, atau kaki yang tidak lengkap, atau mata yang tidak melihat dan lain-lain yang tidak dapat disebutkan semuanya.

Oleh sebab itu mari kita terus meningkatkan rasa syukur dan terimakasih kita pada ALLAH, mari kita terus tingkatkan pengabdian dan ibadah kita pada Allah, karena kalau bukan kehendak ALLAH, kita tidak akan dilahirkan sempurna juga. Mari kita belajar dengan tekun, sungguh-sungguh, usaha dan kerja keras, karena hal ini adalah bagian dari rasa terimakasih dan rasa syukur kita kepada Sang Pencipta kita.

Kita Manusia diciptakan Tuhan adalah untuk menjadi khalifah di muka bumi dengan tugas yang jelas yaitu melakukan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Berbuat kebaikan dan menjauhi kemungkaran. Apa perintah dan apa laranganNYA, semua ada dalam kitab suci agama apapun.

Seseorang manusia dewasa dikatakan mempunyai tubuh normal yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah:
  • Tinggi tubuh ideal yaitu 7,5 kali tinggi kepala, ditambah untuk telapak kaki 0,5 kali tinggi kepala. Ukuran tinggi tubuh diambil dari foto manusia yang berdiri lurus dengan pandangan menghadap ke depan. Ukuran diambil dari ubun-ubun sampai ke lantai di antara dua tumit.
  • Berat tubuh/badan ideal yaitu tinggi tubuh dalam ukuran centi meter(cm) dikurangi 110. Contoh: tinggi badan = 165 cm – 110 = 55. Artinya berat idealnya adalah 55 kg. Masih dapat dikatakan ideal bila lebih atau kurang 10 %. Jadi berat ideal untuk tinggi 165 cm adalah berkisar antara 49,5 kg sampai 60,5 kg.
  • Tubuh sehat, tidak mengganggu berat tubuh.
  • Lengan dan kaki padat, berisi, tidak terlalu besar maupun kecil.
  • Ukuran dan besar bagian-bagian tubuh, normal.
Sebagai ukuran standar untuk tiap bagian tubuh adalah:
  • Dari dagu ke garis dada            = 1 x      tinggi kepala
  • Dari dagu ke garis pinggang     = 2 x     tinggi kepala
  • Dari dagu ke garis kelangkang = 3 x     tinggi kepala
  • Dari dagu ke garis lutut            = 4½ x  tinggi kepala
Perbandingan Setiap Bagian Tubuh
Perbandingan Setiap Bagian Tubuh
Dalam mempelajari bentuk tubuh, kita juga harus memperhatikan kebiasaan-kebiasaan yang sudah menjadi bawaan model yang mungkin akan mempengaruhi seseorang dalam cara berpakaian atau berbusana. Mempelajari bentuk tubuh juga akan berguna  dan bermanfaat bagi kita untuk mendapatkan dasar pertimbangan dalam pemilihan motif dan desain yang cocok atau sesuai untuk bentuk tubuh kita.

Untuk menentukan atau mendeskripsikan bentuk tubuh seseorang atau bentuk tubuh model, dapat dilakukan dengan cara menganalisa bentuk tubuh. Menganalisa bentuk tubuh, dapat dilakukan oleh orang lain dan dapat juga dilakukan sendiri. Apabila dianalisa oleh orang lain, tentu akan lebih mudah, karena orang lain dapat melakukan analisa lebih detail baik dari muka, belakang maupun samping. Untuk lebih jelasnya pelajari cara menganalisa bentuk tubuh sebagaimana yang akan dijelaskan pada uraian selanjutnya.

Rangkuman

Materi yang sudah disampaikan di atas, dapat sisimpulkan sebagai berikut:
1. Dari gambar rangka tubuh di atas dapat di lihat bahwa ada macam-macam persendian dan bagian tubuh yang mempengaruhi gerak. Tubuh dapat digerakkan dengan berbagai gaya dan sikap karena adanya persendian.

2. Persendian dan bagian tubuh adalah terdiri dari:
  • Sendi pelana, yaitu persendian pada leher yang dapat berputar ke segala arah
  • Sendi Peluru.
  • Persendian yang terdapat pada antara lengan dan bahu.
  • Persendian yang terdapat antara pinggul dan paha.
  • Sendi Engsel.
  • Persendian siku.
  • Persendian lutut.
  • Persendian pada pergelangan dan jari.
3. Guna kerangka adalah:
  • Menahan seluruh bagian-bagian badan supaya tegak kokoh.
  • Melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung dan paru-paru.
  • Tempat melekatnya otot-otot dan untuk pergerakan tubuh dengan perantaraan otot.
  • Tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah.
  • Memberikan bentuk pada bangunan tubuh.
4. Seseorang manusia dewasa dikatakan mempunyai tubuh normal yang dimaksud  dalam pembelajaran ini adalah:
  • Tinggi tubuh ideal yaitu 7,5 kali tinggi kepala, ditambah untuk telapak kaki 0,5 kali tinggi kepala. Ukuran tinggi tubuh diambil dari foto manusia yang berdiri lurus dengan pandangan menghadap ke depan. Ukuran diambil dari ubun-ubun sampai ke lantai di antara dua tumit.
  • Berat tubuh/badan ideal yaitu tinggi tubuh dalam ukuran centimeter (cm) dikurangi 110. Contoh: tinggi badan = 165 cm – 110 = 55. Artinya berat idealnya adalah 55 kg. Masih dapat dikatakan ideal bila lebih atau kurang 10 %. Jadi berat ideal untuk tinggi 165 cm adalah berkisar antara 49,5 kg sampai 60,5 kg.
  • Tubuh sehat, tidak mengganggu berat tubuh.
  • Lengan dan kaki padat, berisi, tidak terlalu besar maupun kecil.
  • Ukuran dan besar bagian-bagian tubuh, normal.
Demikian pembahasan tentang Mengetahui Susunan & Ukuran Tubuh Manusia Sebagai Dasar Desain Busana, semoga bermanfaat. Dan silakan membaca tema menarik yang lainnya.......

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel