Model, Klasifikasi Dan Unsur Komunikasi

A. MODEL KOMUNIKASI

Model komunikasi merupakan reprensentasi gejala komunikasi, baik yang nyata ataupun abstrak, dengan menonjolkan unsur-unsur terpenting guna memahami suatu proses komunikasi.

Beberapa model komunikasi antara lain:
1. Model Komunikasi Linier (model komunikasi satu arah)
Komunikasi mengirimkan pesan langsung kepada komunikan, sehingga timbul kemungkinan terjadi proses komunikasi satu arah. Model ini menggambarkan proses komunikasi yang stu arah (one way traffic communication). Karena searah, maka yang aktif adalah komunikatornya, sementara komunikan lebih bersifat pasif.

2. Model Komunikasi Sirkuler (two way traffic communication)
Model ini menggambarkan proses komunikasi yang melibatkan 2 orang yang bersifat dua arah (two way traffic cummunication). Karena prosesnya 2 arah maka yang aktif adalah para pelaku yang telibat dalam komunikasi (komunikator dan komunikan). Model sirkuler umumnya berangkat dari paradigma antar pribadi, dimana kedudukan komunikator dan komunikan relatif setara.

3. Metode Komunikasi Spiral
Metode spiral menggambarkan bagaimana aspek-aspek yang berbeda dari satu persatu komunikasi terus berubah dari waktu ke waktu.

Gambar Ilustrasi Model, Klasifikasi Dan Unsur Komunikasi
Ilustrasi Model, Klasifikasi Dan Unsur Komunikasi


Model Komunikasi Menurut Para Ahli

Model komunikasi Aristoteles menerangkan tentang model komunikasi dalam bukunya "Rhetorica", bahwa setiap komunikasi akan berjalan jika terdapat 3 unsur utama:
  1. Pembicara, yaitu orang yang menyampaikan pesan
  2. Apa yang akan dibicarakan (menyangkut pesanya itu sendiri)
  3. Penierima, orang yang menerima pesan tersebut


Model  Komunikasi David K. Berlo
Dalam model komunikasi David K.Berlo, diketahui bahwa komunikasi terdiri dari 4 proses utama yaitu : SMRC (Saurce, Massage, Channel,  dan Recaiver) lalu ditambah 3 proses sekunder, yaitu Feedback, Efek, dan Lingkungan.

1) Source (sumber), sumber adalah seseorang yang memberikan pesan dalam komunikasi, dapat disebut sebagai komunikator. Walaupun sumber biasanya melibatkan individu misalnya : dalam organisasi, partai atau lembaga tertentu. Sumber juga sering dikatakan sebagai source, sender, atau encoder.

2) Message (pesan), pesan adalah isi dari komunikasi yang memiliki nilai dan disampaikan oleh seseorang (komunikator). Pesan bersifat menghibur informatif, edukatif, persuasif, dan juga bisa bersifat propaganda. Pesan disampaikan melaui 2 cara yaitu Verbal dan Nonverbal. Bisa melalui tatap muka atau melalui sebuah media komunikasi. Pesan bisa dikatakan sebagai Massage, Content atau Information.

3) Channel (media dan saluran komunikasi). Sebuah saluran komunikasi terdiri atas 3 bagian : Lisan, Tertulis, dan Elektronik. Media disini adalah sebuah alat untuk mengirim pesan tersebut. Misal dalam personal (komunikasi antar personal), maka media komunikasi yang digunakan adalah pancaindra atau bisa memakai media telepon, telegram, handphone, yang bersifat pribadi.

Sedangkan komunikasi yang bersifat massa (komunikasi massa), dapat menggunakan media cetak (koran, surat kabar, majalah dan lain-lain), dan media elektronika (TV, radio). Untuk internet, termaksuk media yang fleksibel, karena bisa bersifat pribadi dan bisa bersifat massa. Karena internet mencakup segalanya.

Jika anda membuka www.kuliahkomunikasi.com < maka media ini bersifat masssal, namun jika anda chattingh melalui yahoo messenger, maka media ini bersifat interpersonal dan jika anda menuliskan Blog (blogging atau menelusuri diary), media ini bisa berubahmenjadi media yang bersifat interpersonal (kepada diri sendiri).

4) Receiver (penerimaan pesan), penerimaan adalah orang yang mendapatkan pesan dari komunikator melalui media penerima adalah elemen yang penting dalam menjalankan sebuah proses komunikasi. Karena penerima menjadi sasaran dari komunikasi tersebut. Penerima juga dapat disebut sebagai publik, khalayak, masyarakat dan lain-lain.

Element Tambahan:

1. Feedbeck (Umpan Balik) umpan balik adalah suatu respon yang diberikan oleh penerima. Penerima disini bukan dimaksudkan kepada penerima sasaran (khalayak). Namun bisa didapatkan dari media itu sendiri. Misal kita sebagai seorang penulis mengirim sebuah artikel kepada suatu media massa lalu bisa saja artikel kita ternyata bagus. Namun ada beberapa hal yang harus diedit sehingga, pihak media menggambilkan artikel kita untuk diedit ulang.

2. Efek, sebuah komunikasi dapat menyebabkan efek tertentu. Efek komunikasi adalah seebuah respon pada diri sendiri yang bisa dirasakan ketika kita mengalami perubahan (baik negatif maupun positif) setelah menerima pesan. Efek ini adalah sebuah pengaruh yang dapat mengubah pengetahuan, perasaan, dan perilaku (kognitif, efektif dan konatif).

3. Lingkungan, adalah sebuah situasi yang dapat mempengaruhi terjadinya suatu komunikasi. Situasi lingkungan terjadi karena adanya 4 faktor:
  1. Lingkungan fisik (letak geografis dan jarak)
  2. Lingkungan sosial budaya (adat istiadat, bahasa, budaya, status sosial)
  3. Lingkungan fsikologi (pertimbangan kejiwaan seseorang ketika menerima pesan)
  4. Dimensi waktu (Musim, pagi, siang, dan malam)


Model Komunikasi Bovee dan Thill

Bovee dan Thill dalam bukunya "Bussiness Comunication Today", menjelaskan bahwa proses komunikasi merupakan tahapan dari kegiatan. Terdapat 5 tahapan:

1) Pengirim memiliki sebuah ide/gagasan. Komunikasi diawali dengan adanya gagasan dari seseorang pengirim yang ingin disampaikan pada penerima pesan tersebut.

2) Ide. Diubah menjadi pesan. Ide bersifat abstrak dan tidak terstruktur, sehingga tidak bisa dibaca oleh orang lain. Maka dari itu, pengirim harus mengubah idenya tersebut menjadi sebuah pesan agar dapat dimengerti oleh orang lain. Perubahan ide menjadi suatu pesan dinamakan encoding.

3) Pemindahan pesan. Setelah ide diubah menjadi pesan, maka pesan tersebut harus dipindahkan kepada penerima dengan berbagai bentuk komunikasi (Verbal dan Nonverbal, lisan atau tertulis).Dan media komunikasinya (tatap muka, telepon, surat, laporan dan sebagainya).

4) Penerima menerima pesan menginterprestasikan pesan yang diterima.

5) Penerima pesan mengirimkan umpan balik merupakan sebuah elemen perantai pesan. Sebagai penerima pesan, kita harus mengevaluasi apa yang sebenarnya yang difikirkan oleh penerima pesan. Apakah pesan kita efektif apa tidak.Jika pesan kita ternyata tidak efektif, maka pesan harus diulang.

B. KLASIFIKASI KOMUNIKASI

Indikator paling umum untuk mengklasifikasikan komunikasi adalah berdasarkan jumlah peserta yang terlibat didalam komunikasi.

1. Menurut Kelompok Sarjana Komunikasi Amerika (Human Comm,1980)
  • Komunikasi antar pribadi (interpersonal communications)
  • Komunikasi kelompok (group communications)
  • Komunikasi organisasi (organizational communications)
  • Komunikasi massa (mass communications)
  • Komunikasi publik (public communications)


2. Joseph A De Vito (communicology 1982)
  • Komunikasi antar pribadi (interpersonal communications)
  • Komunikasi kelompok kecil (small group communications)
  • Komunikasi publik  (public communications)
  • Komunikasi massa(mass communications)


3. R.Wayne Pace (techniques for effective communications,1979)
  • Komunikasi dengan diri sendiri (intrapersonal communications)
  • Komunikasi antarpribadi(interpersonal communications)
  • Komunikasi khalayak (audience communications)


Penjelasan :

1. Intrapersonal Communications
Intrapersonal communications (komunikasi dengan diri sendiri)  adalah proses komunikasi yang terjadi dalam diri individu. Komunikasi ini terjadi karena terjadinya pemberian makna pada objek. Objek yang diamati mendapatkan rangsangan dari panca indera kemudian menngalami proses perkembanngan dalam pikiran manusia.

2. Interpersonal Communications
Komunikasi antarpribadi (Interpersonal Communications) adalah proses komunikasi yang berlangsung antara 2 orang atau lebih secara tatap muka (R.Wayne Pace,1979).

Bentuk khusus komunikasi ini adalah komunikasi Diadik (Dyadic Communications ) yaitu dengan karakteristik sebagai berikut :
  • Proses komunikasi yang berlangsung antara 2 orang dalam situasi tatap muka
  • Dibagi atas percakapan,dialog dan wawancara
  • Komunikasi diadik memiliki cirri-ciri : pihak-pihak yang berkomunikasi berada dalam jarak dekat dan pihak-pihak yang berkomunikasi mengirimkan dan menerima pesan secara spontan dan simultan.
  • Komunikasi antar pribadi sangat potensial untuk mempengaruhi dan membujuk orang lain.


3. Komunikasi Kelompok
Kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama yang berinteraksi satu sama lainnya dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut.

4. Komunikasi Kelompok Kecil
Proses komunikasi yang berlangsung antara 3 orang atau lebih secara tatap muka dimana anggota-anggotanya saling berinteraksi satu sama lain. Tidak ada batasan jumlah anggota, yang pasti tetapi tidak lebih dari 50 orang.

5. Public Communications
Komunikasi publik adalah proses komunikasi dimana pesan-pesan disampaikan oleh pembicara dalam situasi tatap muka di depan khalayak yang lebih besar dan tidak dikenali satu persatu. Komunikasi ini juga dapat disebut komunikasi besar (large group communications), komumikasi pidato, komunikasi retorika, public speaking.

Komunikasi publik berlangsung secara lebih formal, dituntut persiapan yang cermat, keberanian dan keahlian menghadapi sejumlah besar orang. Daya tarik fisik, keahlian, kejujuran pembicara dapat menentukan efektivitas penyampaian pesan.

Ciri-ciri komunikasi publik adalah :
  • Satu pihak (pendengar) cenderung lebih pasif
  • Interaksi antara sumber dan penerima terbatas
  • Umpan balik yang diberikan terbatas
  • Dilakukan ditempat-tempat umum
  • Dihadiri sejumlah besar orang
  • Biasanya telah direncanakan
  • Sering bertujuan untuk memberikan penerangan, menghibur, memberikan penghormatan dan membujuk


6. Organizations Communications
Komunikasi organisasi terjadi dalam suatu organisasi, bersifat formal dan informal, dan berlangsung dalam jaringan komunikasi yang lebih besar daripada komunikasi kelompok. Melibatkan komunikasi pribadi, komunikasi antar pribadi dan komunikasi publik.

7. Mass Communications
Mass communications adalah komunikasi yang menggunakan media massa seperti media cetak dan media elektonik yang dikelola oleh suatu lembaga yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar dibanyak tempat, anonim dan heterogen.

Proses komunikasi yang berlangsung dimana pesannya dikirim dari sumber yang melembaga kepada khalayak yang sifatnya massal melalui alat-alat yang bersifat mekanik seperti radio, televisi, surat kabar, dan film. Pesan-pesan umum disampaikan secara cepat, serempak dan selintas (khususnya media elektronik).

Ciri-ciri komunikasi massa adalah :
  • Sifat pesan terbuka
  • Khalayak variatif
  • Sumber dan penerima dihubungkan oleh saluran yang diproses secara mekanik
  • Sumber merupakan suatu lembaga atau institusi
  • Komunikasi berlangsung satu arah
  • Umpan balik lambat dan bersifat terbatas. Dengan kemajuan teknologi saat ini sudah dapat teratasi
  • Sifat penyebaran pesan yang berlangsung cepat dan serempak serta luas mampu mengatasi jarak dan waktu. Dapat bertahan lama bila di dokumentasikan.
  • Dari segi ekonomi biaya untuk memproduksi komunikasi massa cukup mahal dan memerlukan dukungan tenaga kerja yang relative banyak untuk mengelolanya.


Komunikasi massa menurut De Vito (1996) adalah milik umum, setiap orang dapat mengetahui pesan-pesan komunikasi melalui media massa, karena komunikasi berjalan cepat maka pesan yang disampaikan kepada khalayak silih berganti tanpa selisih waktu.

C. UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI

Secara sederhana. Unsur-unsur komunikasi ada 3 ;
  1. Pengirim pesan (komunikator)
  2. Penerima pesan (komunikan)
  3. Pesan itu sendiri


            Pada awal tahun 1960-an, David K. Berlo membuat formula komunikasi yang lebih sederhana yang dikenal dengan “SMRC”, yaitu; Source (pengirim), Message (pesan), Channel (saluran-media) dan Receiver (penerima).

1. Komunikator

Pengirim pesan atau komunikator adalah manusia berakal budi yang berinisiatif menyampaikan pesan untuk mewujudkan motif komunikasinya.Komunikator dapat dilihat dari jumlahnya terdiri dari:

a. Satu orang

b. Banyak orang dalam pengertian lebih dari satu orang
  1. Kelompok kecil, yaitu banyak orang heterogen yang saling kenal dan memiliki ikatan emosional yang kuat.
  2. Kelompok besar / publik, yaitu banyak orang heterogen yang saling tidak kenal dan memiliki ikatan emosional yang rendah.
  3. Organisasi, yaitu banyak orang yang memiliki tujuan yang sama dan memiliki pembagian kerja. Contoh : LSM, yayasan (motif ideal) dan PT (motif komensial).


Massa, dapat diartikan sebagai berikut :
  • Banyak orang di suatu tempat dan pada waktu yang sama di suatu peristiwa dengan menunjukkan kesadaran individu dan menimbulkan jiwa massa.
  • Banyak orang yang tersebar dalam massa geografis yang luas dan perhatian pada hal yang sama.


2. Komunikan

Penerima pesan atau komunikan adalah manusia yang berakal budi, kepada siapa pesan komunikator ditujukan.
Peran antara komunikator dan komunikan bersifat dinamis, saling bergantian. Dilihat dari jumlah komunikator dan komunikan, maka proses komunikasi dapat terjadi 9 kemungkinan.

3. Pesan

Pesan bersifat abstrak dan dapat juga bersifat konkret, maka dapat berupa : suara, mimik, gerak-gerik, bahasa lisan, dan bahasa tulisan.

Bentuk pesan, adalah lambing dari komunikasi dapat berupa:
  • Verbal, yang dapat dibedakan menjadi dua; bahasa lisan (oral) dan bahasa tulisan (written)
  • Nonverbal, dapat disampaikan melalui suara, mimic, dan gerak-gerik.


Makna pesan, dibedakan menjadi makna denotative dan makna konotatif.

Penyajian pesan, yaitu cara penyajian dan struktur penyajian.

4. Saluran Komunikasi dan Media Komunikasi

Saluran komunikasi merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan pesan dari sumber kepada penerima. Saluran komunikasi dibedakan menjadi:
a. Secara langsung (tatap muka), adalah aktifitas komunikasi seperti tatap muka, forum, diskusi panel, ceramah, seminar, konferensi pers.

b. Tidak langsung (dengan media) ;
  • Media massa, periodik seperti elektronik (radio, tv, film) dan nonperiodik/evertual seperti manusia (SPG, juru kampanye), benda.
  • Non media massa, manusia (kurir, messanger) dan benda elektronik (telepon, fax) non elektronik (surat).
Demikian pembahasan tentang Ilustrasi Model, Klasifikasi Dan Unsur Komunikasi. Semoga bermanfaat. Silakan mengunjungi pembahasan tema menarik lainnya......
Dan berbagai tema menarik yang lainnya pada blog ini. Terimakasih atas kunjungan Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel